Dorong Budaya Baca di Wilayah Terpencil, Bunda Literasi Asahan Tinjau Langsung Perpustakaan Keliling
2 min read
Asahan | Intipos.com – Dalam upaya nyata meningkatkan indeks literasi masyarakat hingga ke pelosok desa, Bunda Literasi Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melakukan peninjauan langsung terhadap layanan Perpustakaan Keliling.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 1 April 2026 ini dipusatkan di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan.
Kehadiran Ibu Bupati Asahan tersebut didampingi oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan.
Turut menyambut rombongan di lokasi adalah Camat Aek Ledong beserta Kepala Desa Padang Sipirok, para tenaga pendidik, dan puluhan siswa yang tampak antusias menyambut kehadiran armada penyebar ilmu tersebut.
Setibanya di lokasi, Ny. Yusnila Indriati Taufik segera memeriksa kondisi fisik armada serta keberagaman koleksi buku yang disediakan.
Ia juga menyempatkan diri untuk berdialog dan berinteraksi secara hangat dengan para siswa yang tengah asyik membaca.
Dalam momen tersebut, Bunda Literasi memberikan motivasi mengenai peran krusial membaca sebagai fondasi utama dalam memperluas wawasan dan membentuk karakter generasi muda yang unggul.
Dalam arahannya, Bunda Literasi menekankan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan layanan literasi jemput bola benar-benar menyentuh masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap perpustakaan permanen.
Ia menyatakan bahwa program ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memacu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kebiasaan membaca sejak usia dini.
Dengan menumbuhkan budaya literasi yang kuat, diharapkan akan lahir generasi cerdas yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah di masa depan.
Hasil dari pemantauan lapangan menunjukkan respon yang sangat positif dari para pelajar. Antusiasme tinggi terlihat saat anak-anak memanfaatkan fasilitas membaca bersama yang dipandu oleh petugas.
Selain itu, ketersediaan jenis buku yang relevan dengan kebutuhan kurikulum dan minat baca anak menjadi poin penting dalam keberhasilan layanan ini.
Rangkaian kegiatan peninjauan yang berjalan tertib dan khidmat ini diharapkan menjadi pematik semangat bagi seluruh pihak di Kecamatan Aek Ledong untuk terus mendukung kampanye gemar membaca.
Kehadiran tokoh literasi daerah ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi penggerak berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Asahan.(AS)
