Hari Revalidasi Terakhir, Asesor Terkesan Melihat Peninggalan Gunung Toba dari Materi Hingga Budaya
2 min read
Asesor Terkesan Melihat Peninggalan Gunung Toba dari Materi Hingga Budaya
DAIRI | Intipos.com – Asesor UNESCO untuk validasi ulang terkesan dengan peninggalan-peninggalan Gunung Toba dari materialnya, keanekaragaman hayati dan budaya. Peninggalan ini masih terjaga dan terus dilestarikan oleh masyarakat.
Sebagai ahli geologi, asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Dr Jeon Yongmun, menghabiskan banyak waktu untuk melihat outcorp (endapan purba yang muncul ke permukaan bumi). Seperti saat melihat formasi kualu (satuan batuan dari serpih, batupasir dan konglomerat), Jeon Yongmun mengatakan batuan vulkanik yang ada di Danau Toba salah satu yang terbaik yang pernah dia temukan.
“Ini salah satu batuan terbaik dari gunung api yang saya koleksi dari beberapa tempat, ini yang perlu kita lestarikan,” kata Jeon Yongmun, saat melihat susunan bebatuan di sekitar Paropo, Kabupaten Dairi, Kamis (24/7).
Asesor lainnya, Prof. Jose Brilha juga terkesan dengan budaya seperti tari-tarian, makanan dan produk geopark. Saat berkunjung ke Air Terjun Sipisopiso, mereka menyambut hangat masyarakat setempat melalui nyanyian dan tarian Karo, Jose berharap warisan ini terus dijaga dari generasi ke generasi melalui pendidikan.
“Ini warisan yang luar biasa, kenapa kalian tetap mempertahankan ini di tengah gempuran budaya dari luar, karena ini spesial, ini berharga karena itu perlu kalian jaga,” kata Jose Brilha.
Kepala Badan Pengelola Kaldera Toba UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp) Azizul Kholis mengatakan, validasi ulang selama tiga hari di Danau Toba berjalan lancar. Total ada tujuh Geosite yang dikunjungi asesor seperti Sipisopiso-Tongging, Silalahi-Sabungan, Sibaganding, Taman Eden 100, Hutaginjang, Sipinsur dan Tele.
“Dari pengamatan asesor, kami melihat positif, mereka cukup terkesan melihat peninggalan yang ada di Kaldera Toba, baik terkait geologi, budaya dan pariwisata, kami optimis akan kembali mendapat kartu hijau UNESCO Global Geopark,” kata Azizul.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menurut Sekretaris Dewan Pengarah BP Dikky Anugerah, akan terus mendorong agar pengelolaan Geopark Kaldera Toba semakin baik. Pengelolaan geopark, menurutnya, dilakukan secara berkelanjutan agar dapat diwariskan dari generasi ke generasi.
“Pengelolaan geopark itu berkelanjutan, terus menerus dan semakin baik, dan kita akan terus mendorong hal tersebut agar warisan ini semua bisa dinikmati anak cucu kita kelak,” kata Dikky. (RR)
