Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Hari Pertama Revalidasi, Kaldera Toba Banyak Dapat Nilai Positif

2 min read
Revalidasi, Kaldera Toba Banyak Dapat Nilai Positif

Revalidasi, Kaldera Toba Banyak Dapat Nilai Positif

 

 

SIMALUNGUN | Intipos.com – Hari pertama revalidasi UNESCO, Geopark Kaldera Toba mendapat banyak nilai positif. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumatera Utara (Sumut) Yuda Pratiwi Setiawan, beberapa geosite yang dikunjungi mendapat komentar bagus dari para asesor.

 

Ada empat geosite yang dikunjungi Tim Asesor UNESCO pada kesempatan ini, yaitu Sipinsur, Hutaginjang, Taman Eden 100 dan Sibaganding. Keempat geosite ini, menurut Yuda, sudah dikelola dengan baik sehingga membuat asesor terkesan.

 

“Dari keempat geosite yang datangi hari ini dari Sipinsur hingga di sini GIC (Geopark Information Centre), Alhamdulillah masih mendapat nilai yang sangat bagus, namun kita masih perlu mendalami beberapa hal mengenai geologi di setiap geosite,” kata Yuda Pratiwi Setiawan di Geopark Information Centre), Parapat, Simalungun, Selasa (22/7).

Baca Juga  Lepas Keberangkatan Kloter 2 Haji Asal Langkat, Bobby Nasution Tekankan Kebersamaan dan Kekompakan

 

Pemerintah daerah dan lembaga yang terkait dengan Kaldera Toba banyak mendapat masukan dari kedua asesor yaitu Prof. Jose Brilha (Portugal) dan Dr. Jeon Yongmun (Korsel). Masukan kedua asesor menjadi dorongan Pemprov, Pemkab dan lembaga lain untuk mengelola Kaldera Toba lebih baik lagi.

 

“kita tentu belum sempurna dalam mengelola, masih ada kekurangan di sana sini, tetapi kita terus berbenah, memperbaiki diri, ini (menjadi bagian UNESCO Global Geopark) salah satu upaya kita meningkatkan pengelolaan Kaldera Toba),” kata Yuda.

Baca Juga  Mantap ! Tempo 8 Jam, Pelaku Curas Berhasil Diringkus Polisi

 

Salah satu masukan Jose Brilha yaitu memperkuat perlindungan terhadap warisan geopark seperti formasi bebatuan, lokasi bersejarah, dan material geologi lainnya. Bahkan menurutnya pariwisata merupakan bonus dalam menjaga geopark.

 

“Inti dari geopark adalah bagai mana kita menjaga warisan ini semua, menjaga formasi bebatuan yang berharga, material, sejarahnya sehingga bisa kita wariskan ke anak cucu, pariwisata itu bonus,” kata Jose Brilha.

 

Selanjutnya Tim Asesor Geopark Kaldera Toba akan melanjutkan kunjungannya ke Samosir antara lain Huta Sialagan, SMKN 1 Simanondo, Huta Raja da Sigulati. Kemudian bergerak ke Kabupaten Karo untuk meninjau Simalem Resort, Air Terjun Sipisopiso, Tongging dan berakhir di Silalahi. (RR)