Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Jenguk Bayi Adam dan Aris Pascaoperasi Pemisahan

2 min read

INTIPOS | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menjenguk bayi kembar siam Adam dan Aris asal Labuhanbatu, di RSUP H Adam Malik, Jumat (22/1). Setelah menjalani operasi 10 jam pemisahan perut dan dada, kondisi kedua bayi kembar siam itu secara medis dipastikan tidak memiliki masalah.

“Kita berusaha berdoa mudah-mudahan dia tidak ada masalah. Secara medis tadi saya tanyakan tidak ada masalah. Kita berdoa semuanya, semoga Adam dan Aris sehat sampai nanti besar,” ucap Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar, usai menjenguk kedua bayi tersebut.

Baca Juga  Polres Batubara Respon Cepat 110, 2 Terduga Pelaku Pencurian Diamankan

baca juga : Geger, Sesosok Wanita Tanpa Celana Tak Bernyawa

Tidak banyak yang disampaikan Edy Rahmayadi, namun pada kunjungan ini ia hanya memastikan kondisi kedua bayi kembar siam tersebut dalam keadaan baik, setelah operasi pemisahaan. “Waktu belum dipisah saya melihat dan saya gendong, tapi Alhamdulillah sekarang sudah bisa,” ucap Edy Rahmayadi mengakhiri.

Bayi
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menjenguk bayi kembar siam Adam dan Aris asal Labuhanbatu, di RSUP H Adam Malik, Jumat (22/1/2021). Setelah menjalani operasi 10 jam pemisahan perut dan dada, kondisi kedua bayi kembar siam itu secara medis dipastikan tidak memiliki masalah

Diketahui bayi kembar siam Adam dan Aris merupakan putra pasangan Nur Rahmawati (26) dan Supono (32), warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Keduanya lahir pada 9 Desember 2019 lalu dan kemudian dirujuk ke RSUP H Adam Malik.

Baca Juga  Meriahkan Dies Natalis UNA ke-40,Bupati Asahan Buka UNA NBC Marching Band Competition 2026

baca juga : https://siberindo.co/23/01/2021/banjir-kembali-melanda-manado-di-minahasa-disusul-longsor/

Dari keterangan Kasubag Humas RUSPHAM Rosario Dorothy Simanjuntak, yang memberi keterangan beberapa waktu yang lalu terdapat 50 tenaga medis dilibatkan dalam operasi pemisahan Adam dan Aris. Di antaranya dokter subspesialis bedah anak, dokter bedah jantung, dokter spesialis anestesi pediatrik, dan dokter spesialis anak. (intipos/red)