Wakili Bupati, Rianto Sampaikan Capaian Gemilang LKPJ Asahan Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
2 min read
Rianto Sampaikan Capaian Gemilang LKPJ Asahan Tahun 2025
AsahanĀ | Intipos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2025. Agenda penting ini berlangsung di Ruang Rapat Rambate Rata Raya, Kantor DPRD Asahan, Jalan Jenderal A. Yani, Kisaran Naga, pada Senin (30/3/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan Efi Irwansyah Pane yang didampingi oleh jajaran Wakil Ketua DPRD I, II, dan III. Dari pihak eksekutif, Bupati Asahan diwakili oleh Wakil Bupati Asahan Rianto yang hadir bersama para Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag, hingga para Camat se-Kabupaten Asahan.
Dalam pidato pengantarnya, Wakil Bupati Rianto memaparkan pertumbuhan positif pada berbagai indikator makro daerah. Tercatat jumlah penduduk Kabupaten Asahan pada tahun 2025 mencapai 824.597 jiwa atau tumbuh sebesar 1,34 persen.
Sejalan dengan pertumbuhan penduduk, kondisi ekonomi juga menunjukkan tren yang menggembirakan di mana Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku meningkat dari Rp57,45 triliun di tahun 2024 menjadi Rp63,14 triliun pada tahun 2025, atau tumbuh sebesar 6,42 persen.
“Pertumbuhan ekonomi yang kita capai sebesar 6,42 persen ini merupakan cerminan dari kerja keras seluruh elemen dalam menjaga stabilitas daya beli dan iklim investasi di Kabupaten Asahan,” ujar Rianto saat membacakan nota pengantar LKPJ tersebut.
Indikator kesejahteraan masyarakat lainnya juga menunjukkan perbaikan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Asahan tahun 2025 naik menjadi 75,13 persen dan kini resmi masuk dalam kategori tinggi. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,12 persen menjadi 7,18 persen, diikuti dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka yang kini berada di angka 5,46 persen.
Terkait kondisi keuangan daerah, Rianto melaporkan bahwa realisasi Pendapatan Daerah tahun 2025 mencapai Rp1,90 triliun atau sebesar 96,72 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara itu, Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp1,92 triliun atau 94,22 persen, yang dialokasikan untuk belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer. Untuk pembiayaan daerah, realisasinya mencapai 100,02 persen dari target yang ditetapkan.
Paparan LKPJ tersebut juga merinci capaian sembilan program prioritas pembangunan.
Di sektor pendidikan, pemerintah telah merehabilitasi 65 sekolah dan memberikan beasiswa kepada 1.164 pelajar serta mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Pada sektor kesehatan, Asahan meraih penghargaan UHC Award kategori Madya dengan pemberian jaminan kesehatan gratis bagi 163.124 orang.
Rianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mengatakan, “Pencapaian IPM dalam kategori tinggi serta keberhasilan kita mempertahankan opini WTP dari BPK untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut adalah bukti bahwa tata kelola pemerintahan kita berjalan pada jalur yang benar, akuntabel, dan transparan.”
Pencapaian infrastruktur juga menjadi perhatian dengan keberhasilan pembangunan jalan sepanjang 52.900 meter. Program strategis lainnya seperti pembentukan 204 unit Koperasi Merah Putih, peningkatan jaringan irigasi, serta pengembangan ruang terbuka hijau juga dilaporkan telah berjalan sesuai target pada tahun 2025.
Rangkaian rapat paripurna ditutup oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan dengan tertib. Laporan ini nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh lembaga legislatif sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi demi kemajuan pembangunan Kabupaten Asahan di masa mendatang. (Intipos.RS)
