Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Wagub Sulsel Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Secara Daring

2 min read
Upacara Hari Kesaktian Pancasila

INTIPOS | MAKASSAR –  Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 secara daring, Kamis, 1 Oktober 2020.

Upacara itu diikuti oleh segenap unsur Forkopimda Sulsel serta Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel.

Serta diikuti oleh Menteri, pimpinan lembaga negara, perwakilan Indonesia di luar negeri hingga kepala daerah di Indonesia wajib mengikuti upacara dari kantor masing-masing.

baca juga : Wagub Sulsel Ikuti Rapat Paripurna Penetapan Ranperda Perubahan APBD 2020

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang dipusatkan di Monumen Pansasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Baca Juga  Pj Gubernur Sumut Lantik Tiga Pj Kepala Daerah

Wagub Sulsel beserta Forkopimda yang mengikuti upacara daring ini tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Wagub Sulsel Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Secara Daring

Pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini mengangkat tema yakni “Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila”.

Upacara diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan mengheningkan cipta untuk para pahlawan. Pembacaan Teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Selanjutnya, pembacaan Naskah UUDNRI Tahun 1945 oleh Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti.

baca juga : https://siberindo.co/01/10/2020/menko-polhukam-pilkada-serentak-tetap-dilaksanakan-dengan-jaminan-kesehatan-penuh/

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Kemudian, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy membacakan doa.

Baca Juga  Dekranasda Sumut Gelar Pelatihan Membatik Se-Kepulauan Nias

Bagi Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, momentum hari Kesaktian Pancasila ini untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang menjadi korban keganasan G30 S/PKI dengan selalu menjadi benteng keutuhan NKRI dalam dasar Pancasila dan UUD 1945. (*rs)