Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Uu Ruzhanul Serahkan Maskara di Garut Untuk Desa Berstatus Mandiri 

2 min read

INTIPOS | GARUT – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) untuk desa berstatus mandiri yang berada di Kabupaten Garut, Tasikmalaya, dan Bandung Barat, di Puncak Parabon, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (12/12/2020).

Uu Ruzhanul atau yang kerap di sapa kang Uu berharap Maskara dapat menjadi operasional desa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu harus dilakukan guna mengakselerasi pembangunan desa.

“Semoga perhatian Pemda (Pemerintah Daerah) Provinsi Jabar kepada desa dapat memicu desa-desa lain untuk bergerak menaikkan statusnya menjadi desa mandiri, ujung-ujungnya masyarakat terus bersemangat membangun desa,” kata Kang Uu.

Mobil multifungsi yang bisa dimanfaatkan sebagai panggung, angkutan barang, dan sarana hiburan tersebut, diharapkan dapat menjadi penunjang kegiatan dan mengangkat potensi desa.

baca juga : Demi 3M dan Prokes, Wagubsu Mohon Maaf tidak Undang Banyak Masyarakat

Pemda Provinsi Jabar sendiri menggagas inovasi Desa Juara. Desa Juara memiliki tiga pilar, yakni digitalisasi layanan desa (Desa Digital), One Village One Company (OVOC), dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).

Baca Juga  Wagub Surya Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Tekankan Sinergi Pusat-Daerah

Dari tiga pilar tersebut turun sederet program, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Jembatan Gantung Desa (Jantung Desa), Jalan Mulus Desa, Sapawarga, dan banyak program lainnya.

Program-program itu dirancang salah satunya untuk memangkas ketimpangan perekonomian di wilayah pedesaan dengan perkotaan.

“Pemda Provinsi Jabar sudah mencanangkan program- program yang berpihak kepada desa. Supaya seperti Kang Emil (Gubernur Jabar) selalu bilang, jadi masyarakat tetap tinggal di desa, tapi rezeki kota,” ucap Kang Uu.

Kang Uu meminta kepada perangkat desa untuk berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga kenyamanan, ketenangan, serta keamanan, di tengah masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Sumut Siap Dukung Penuh Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

baca juga : https://siberindo.co/13/12/2020/pengacara-rizieq-ajukan-praperadilan/

“Pemimpin harus punya cita- cita. Berpikir kemajuan desa sama dengan mewujudkan kemajuan NKRI,” katanya.

Kang Uu juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan. Di era digital, masyarakat harus pandai menyaring berita, dan jangan mudah terprovokasi. Apalagi masyarakat Jabar punya prinsip ‘silih asah, silih asih, silih asuh, silih wawangi.’

“Tingkatkan ukhuwah Islamiah, wathoniah, dan insaniah,” ucapnya.

Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar, Ahab Sihabudin, mengapresiasi langkah Pemda Provinsi Jabar dalam membangun desa.

“Atas dorongan Bapak Gubernur, dan Wakil Gubernur Jawa Barat, banyak desa bisa meraih apa yang disebut desa mandiri, artinya desa di Jabar mendapat tingkatan yang lebih baik,” kata Ahab.

Selain itu, Ahab mengajak Pemda Provinsi Jabar untuk aktif mempromosikan produk-produk desa. Menurut ia, produk-produk yang dihasilkan desa di Jabar mempunyai kualitas mumpuni. *(intipos/red)*