Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Simbol Negara Jangan Kalah dari Bendera Fiksi, Bupati Asahan Bagi Bendera Merah Putih di Jalanan

2 min read
Bupati Asahan Bagi Bendera Merah Putih di Jalanan

Bupati Asahan Bagi Bendera Merah Putih di Jalanan

 

Asahan | Intipos.com – Di tengah lalu lintas pagi yang ramai, Rabu (6/8/2025), tepatnya dijalan Cokroaminoto Kisaran depan Dinas Perpustakaan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos, MSi dan Wakil Bupati Rianto SH ,MAP bersama unsur Forkopimda satu persatu mereka membagikan bendera merah putih langsung ketangan warga pengendara dan pejalan kaki yang melintas di jalan tersebut.

 

“Kalau hari ini masih banyak rumah tidak memasang bendera, mungkin bukan karena tidak mau. Bisa jadi mereka tidak punya. Maka kita bantu,” ujar Bupati tanpa seremoni.

Baca Juga  Dukung Program Tiga Juta Rumah, Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Sinergi di Sumut

 

Gerakan ini bukan bagian dari agenda formal HUT ke-80 Republik Indonesia. Pemerintah melihat bahwa antusiasme warga terhadap simbol negara makin meredup. Karena itu, daripada menggelar acara seremonial, mereka memilih langsung turun ke lapangan.

 

Sebanyak 3.250 bendera dibagikan—hasil gotong royong OPD dan dukungan swasta lokal. Dibagikan tidak hanya di kota, tapi juga ke desa, objek wisata, rumah veteran, komunitas pelajar, dan 14 perwakilan etnis di Asahan.

 

“Kita ingin bendera Merah Putih kembali hadir di depan rumah warga. Bukan hanya di kantor pemerintah,” ujar Ahmad Nizar Simatupang, S.T., Kepala Badan Kesbangpol Asahan.

Baca Juga  Operasi Antik Toba 2026, Satnarkoba Polresta Deliserdang Amankan 78 Tersangka

 

Menanggapi ramainya bendera-bendera fiksi yang viral, seperti bendera bajak laut dalam serial One Piece, Bupati menjawab singkat tapi tajam:

“Silakan orang suka anime, itu hiburan. Tapi jangan sampai bendera fiksi dikibarkan lebih tinggi dari Merah Putih.”

 

Gerakan ini berlangsung hingga 15 Agustus dan akan menjangkau seluruh kecamatan. Tidak ada pemaksaan, hanya ajakan. “Kalau Merah Putih tidak lagi kita hormati, lalu siapa yang akan menjaga simbol negara ini?” tutup Bupati.(Intipos.RS)