Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Sidang Asepsi Okor Ginting Di Jaga Ketat Personil Kepolisian

2 min read

 

Langkat // Intipos.com // Kedatangan Personil Polres Langkat Guna pengamanan Sidang kedua dengan nota keberatan atau esepsi yang di laksanakan di Gedung Sidang Candra Pengadilan Negeri Stabat 1B jalan proklamasi Nomor 49 pada hari rabu 21 juli 2021 pada pukul 10.00.

Terlihat puluhan personil Kepolisian dari polres Langkat yang di pimpin langsung oleh Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK tampak berjaga di seputaran Pengadilan Negeri I B di Stabat .

Kurang Lebih 50 Personil yang di Turunkan Kapolres Langkat ,AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK Terkesan berlebihan ,pasalnya yang di Lakukan pengamanan ini Bukan lah Terdakwa seorang Teroris maupun Perakit Sanjata Api.

Baca juga: Ridwan Kamil Rayakan Iduladha dengan Bagikan Bantuan kepada Masyarakat

Saat Awak media mencoba Live Streaming Facebook di situasi Pengadilan Negeri Stabat namun Personil dari Polres Langkat Mendatangi dan mengarahkan untuk berjumpa dengan Pimpinan nya AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK.

Namun Awak media mencoba Mengkonfirmasi Langsung di lokasi Ke Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK , terkait pengamanan Sidang Asepsi yang terlihat berlebihan namun Kapolres Menolak untuk di Konfirmasi.

“Langsung Ke Kabag Ops Saja Yaa” Ujar Kapolres

Dalam pembacaan nota keberatan tersebut atas surat dakwaan JPU dengan no reg perkara:PDM-92/LAGI. 2.25.3/06/2021,Tanggal 29 juni 2021
Degan perkara pidana no 405/pidana. B/2021/PN.STABAT
Atas terdakwa ,Seri ukur Ginting(58),Rasita br.ginting(29),Pardianto ginting (41).

Baca juga: Polres Pekalongan Kota Siap Kawal Perpanjangan PPKM

 

Yang ketiganya terkena pasal 335 ayat(1)ke 1 no.pasal 55 ayat (1)ke 1 KUHP Pidana dengan bunyi” mereka yang melakukan,yang menyuruh melakukan,dan turut serta melakukan perbuatan,secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan,tidak melakukan atau membiarkan sesuatu,dengan memakai kekerasan”.

Tim penasehat hukum membacakan kesimpulan bahwa surat dakwaan JPU tidak nyata dan tidak memenuhi ketentuan PASAL 143 ayat 2 huruf b KUHAP. Kemudian Hakim Ketua menanyakan Terkait Tanggapan ke JPU ,namun Pihak JPU akan memberikan Tanggapan secara Tertulis ,hal itu di Berikan Waktu oleh Hakim ketua Rabu Depan tanggal 28/7.

Kuasa hukum Seri Ukur ginting, Minola Sibayang & Partner saat di Konfirmasi juga sangat menyayangkan sikap dari aparat kepolisian dimana banyak sekali personil Kepolisian berada di halaman pengadilan.

” kayak teroris aja klien saya ini,sehingga harus seperti ini penjagaan nya,
Padahal klien saya ini sedang dalam pengobatan karna kurang sehat,cetusnya

Sidang akan dilanjutkan kembali pada hari rabu mendatang tanggal 28 juli 2021 sembari hakim mengetok Palu pertanda persidangan kedua ini dinyatakan tutup. (Ay/Ren)