Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Reaksi Keras Antonius Tumanggor atas Penebangan Pohon Mahoni

2 min read
Reaksi Keras Antonius Tumanggor atas Penebangan Pohon Mahoni

Reaksi Keras Antonius Tumanggor atas Penebangan Pohon Mahoni

Medan | intipos.comPenebangan dua pohon Mahoni di Jalan Asrama Medan mendapat reaksi keras anggota DPRD Medan Antonius D Tumanggor.

“Penebangan pohon tanpa izin sangat kita sesalkan. Soal penebangan pohon, sudah ada instansi yang menanganinya, apakah layak ditebang atau tidak. Bukan seenaknya main tebang saja,” katanya.

Berbicara aturan, kata Antonius sebagaimana dikutip dari Mimbar Umum (juga foto) menyebutkan 30 persen ruang terbuka hijau wajib disediakan Pemko Medan.

“Itu artinya penebangan pohon yang tumbuh di tengah kota tanpa izin jelas menyalahi Perda Nomor 10 tahun 2002 tentang penghijauan dan Perwal Nomor 15 tahun 2009 pasal 26 tentang pelaksanaan peraturan Kota Medan Nomor 10 tahun 2009 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah bab 18. Ada ketentuan pidana yakni kurungan 6 bulan penjara serta denda Rp 50 juta. Maka baik camat dan lurah seharusnya jangan tutup mata,” tegas anggota Komisi IV DPRD Kota Medan ini.

Baca Juga  Apresiasi Masukan BI dan Ekonom, Bobby Nasution Dorong Terobosan Ekonomi Sumut Berbasis Potensi Lokal

Antonius meminta instansi  Camat Medan Helvetia dah Lurah Helvetia segera menindak tegas pihak yang sudah melakukan penebangan pohon tanpa izin Pemko Medan.

“Saat ini Medan masih krisis pepohonan di bahu jalan dampak bertambahnya pembangunan yang mengabaikan estetika kota dan penghijauan kota. Jadi kalau menebang pohon di tengah
kota tanpa izin sama dengan ilegal logging dalam kota,” katanya.

Sebagaimana diberitakan dua pohon jenis Mahoni yang tumbuh di Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia, ditebangi orang.

Pohon itu tumbuh di depan komplek pergudangan Paragon.
Pantauan wartawan, Rabu (26/04/2023), kedua pohon itu sudah tidak ada lagi di tempatnya.

Baca Juga  Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda Sumut Raih Dua Penghargaan

Berdasarkan keterangan warga sekitar, penebangan dua pohon Mahoni itu dilakukan beberapa waktu lalu. Hilangnya dua pohon itu tentu saja memudahkan ke- luar masuk truk kontainer ke komplek pergudangan tersebut. (01)