Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Pimpin Apel HKN, Wabup Asahan Ajak ASN Disiplin,Tanggung Jawab Dalam Bekerja

2 min read

Asahan | Intipos.com –  Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang diikuti Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala OPD, ASN, dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan bertempat di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi (18/2/2026).

‎Dalam amanatnya, Wabup Rianto mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta apel serta menegaskan bahwa apel kesadaran nasional yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

Baca Juga  Satu Ruangan untuk Tiga Jenjang, Standar Perpustakaan Yayasan Pendidikan SANIAH Dipertanyakan

‎Selain itu, Wabup juga menyampaikan program ASRI yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, yaitu Aman, Sehat, Resi (Bersih), dan Indah. Aman berarti menciptakan rasa aman di lingkungan pribadi, keluarga, dan tempat kerja. Sehat mengajak seluruh ASN menjaga kesehatan fisik dan mental agar dapat bekerja secara optimal. Resi diwujudkan melalui budaya gotong royong dan program Jumat Bersih untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sedangkan Indah bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan tertata.

‎Lebih lanjut, Rianto menyampaikan arahan Gubernur Sumatera Utara yang mendorong desa dan kelurahan berinovasi dalam penataan lingkungan agar lebih indah melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Baca Juga  Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Hasil Reses DPRD, Usulan Masyarakat Diprioritaskan Berdasarkan Urgensi

‎Mengakhiri amanatnya, Mantan Kasat Reskrim Polres Asahan ini mengajak seluruh aparatur untuk meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang profesional serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‎Sebelum apel berakhir, Wabup Rianto menyerahkan tali asih kepada PNS yang memasuki masa pensiun serta bantuan duka cita kepada anggota KORPRI, kemudian kegiatan ditutup dengan doa.(Intipos.RS).