4 September 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, Pemkab Asahan Gelar Rapat Sinkronisasi Kegiatan Tim Terpadu P4GN

2 min read

ASAHAN –Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Sinkronisasi Kegiatan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursur Narkotika (P4GN) di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Kamis (3/9/2026).

Rapat yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para Kepala OPD, jajaran Forkopimda, BNNK Asahan, RSUD H. Abdul Manan Simatupang, hingga Ketua DPC GRANAT Kabupaten Asahan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah konkret menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2019 serta Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor: 100.3.3.2-80-5.5 TAHUN 2026 tentang Pembentukan Tim Terpadu P4GN di Kabupaten Asahan.

Baca Juga  Dua Pengedar Narkoba di Pantai Labu Diringkus Polisi, 153 Gram Sabu Disita

Saat memimpin rapat, Wakil Bupati Asahan membacakan pidato tertulis Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin.

Ditegaskan bahwa peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba merupakan musuh bersama yang merusak masa depan bangsa, khususnya generasi muda di Kabupaten Asahan.

Dalam arahan tertulis Bupati yang disampaikan Wakil Bupati, penanganan masalah narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat, terpadu, dan terarah dari seluruh pemangku kepentingan.

Melalui forum sinkronisasi ini, Wakil Bupati mengajak seluruh anggota Tim Terpadu P4GN agar menyatukan langkah dengan meningkatkan koordinasi lintas sektor secara aktif dan berkesinambungan.

Baca Juga  Belanja Pakai Uang Palsu, Warga Asal Batubara Pindah Tempat Tidur

Selain itu, tim juga diminta untuk memperkuat program pencegahan berbasis keluarga bersih dari narkoba, serta mengoptimalkan peran masyarakat dalam memberikan informasi maupun memfasilitasi rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba.

Rapat sinkronisasi ini diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan langkah nyata dalam mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkoba demi mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.(AS)