Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Penundaan Perbaikan Jalan Kampung Nangka Belum Diumumkan Terbuka, Publik Tunggu Kejelasan

1 min read

Langkat | Intipos.com Polemik perbaikan Jalan Kampung Nangka di Kecamatan Secanggang kembali menjadi perhatian publik. Hingga menjelang Lebaran 2026, ruas jalan yang sebelumnya ditargetkan rampung akhir 2025 itu belum menunjukkan perubahan signifikan di lapangan.

 

Syah Afandin menjelaskan keterlambatan tersebut dipengaruhi kebijakan refocusing dan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berlaku secara nasional. Menurut dia, terjadi penurunan transfer dana ke daerah sehingga sejumlah program pembangunan harus menyesuaikan.

 

“Ada refocusing dan efisiensi anggaran dari pusat untuk seluruh Indonesia. Transfer ke daerah mengalami penurunan, jadi beberapa kegiatan memang harus menyesuaikan,” ujar Syah Afandin melalui sambungan telepon. Selasa (03/03/26) sekira pukul 15:40wib.

Baca Juga  Tak Kalah Saing, Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan

 

 

Ia menambahkan, proses tender untuk perbaikan Jalan Kampung Nangka direncanakan akan dilakukan pada April mendatang.

 

 

Namun hingga kini belum terlihat adanya penyampaian resmi secara terbuka kepada masyarakat terkait perubahan target waktu penyelesaian proyek tersebut. Padahal sebelumnya, pemerintah daerah sempat menyebut perbaikan akan rampung pada akhir 2025 dan bahkan bisa dinikmati sebelum Lebaran.

 

 

Dalam praktik tata kelola pemerintahan, perubahan rencana pembangunan lazimnya diikuti komunikasi publik yang jelas dan terukur. Hal ini penting untuk menjaga konsistensi antara pernyataan, perencanaan, dan pelaksanaan.

Baca Juga  HUT Bhayangkara ke-80, Bupati Taufik Bersama Kapolres Asahan Tinjau Dusun Terisolir Belum Ada Listrik PLN

 

 

Penyesuaian anggaran dapat menjadi konsekuensi dari dinamika kebijakan fiskal nasional. Namun bagi masyarakat yang terdampak langsung, kepastian jadwal dan transparansi informasi menjadi kebutuhan mendasar.

 

Pemerintah daerah kini diharapkan menyampaikan penjelasan resmi sekaligus memastikan tahapan realisasi berjalan sesuai rencana terbaru. (Ay)