Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Pemprov Sumut Terus Perkuat Kompetensi ASN Lewat Digitalisasi dan Assessment Centre

2 min read

 

MEDAN | Intipos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan melalui manajemen pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang semakin profesional. Upaya ini difokuskan pada penguatan assessment centre dengan berbagai program inovatif.

 

Assessment centre tersebut bertujuan memetakan dan mengidentifikasi talenta-talenta terbaik, khususnya untuk mengisi jabatan-jabatan kritikal. Berbagai program yang dijalankan antara lain penguatan sistem merit, manajemen talenta, peningkatan profesionalisme, serta program penunjang kinerja lainnya.

 

“Tujuan kita untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik secara administrasi dan mentransformasi manajemen kepegawaian lebih efektif, akuntabel, dan juga objektif,” kata Sekretaris Badan Kepegawaian Pemprov Sumut, Muhammad Taufik, saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga  Sambut Hut Ke - 81 Kemerdekaan, Rutan Kelas I Labuhan Deli Ikuti Doa Kebangsaan Lintas Agama dan Kick Off Semarak Kemerdekaan Kemenimipas

 

Hingga saat ini, sebanyak 2.268 ASN telah mengikuti Penilaian Kompetensi (Penkom) dari total 35.838 ASN Pemprov Sumut (per 8 April 2026). Sementara itu, sebanyak 5.313 ASN lainnya belum mengikuti Penkom, serta terdapat 28.257 ASN dari kalangan guru, tenaga kesehatan, dan PPPK/PPPK paruh waktu.

 

“Khusus untuk jabatan fungsional, guru, dan PPPK/PPPK paruh waktu akan dialokasikan pelaksanaan Penkom pada tahun selanjutnya. Saat ini, dari total 27.572 ASN yang menjadi sasaran, sekitar 993 ASN sedang mengikuti proses tersebut,” kata Taufik.

Baca Juga  Mantap ! Satresknarkoba Polres Labuhanbatu Ringkus Kurir Antar Wilayah

 

Ia berharap pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Sumut terus meningkat ke depan, sehingga tujuan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

 

“Kita terus berinovasi, terus berupaya meningkatkan kompetensi ASN kita, karena melalui ASN yang berkompeten dan profesional akan memperlancar cita-cita kita untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Taufik. (Is)