Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Pemkab Asahan Terima Hibah Cagar Budaya dari Yayasan MTQ Pertama Indonesia

2 min read
Pemkab Asahan Terima Hibah Cagar Budaya dari Yayasan MTQ

Pemkab Asahan Terima Hibah Cagar Budaya dari Yayasan MTQ

 

Asahan | Intipos.com – Yayasan MTQ Pertama Indonesia secara resmi menghibahkan Rumah Musyawarah/Mufakat dan Masjid MTQ 1946 yang berlokasi di Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga, kepada Pemerintah Kabupaten Asahan.

 

Keputusan ini bertujuan untuk memastikan kelestarian dan pengelolaan yang lebih optimal terhadap situs bersejarah yang menjadi saksi lahirnya tradisi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pertama di Indonesia.

 

Situs bersejarah ini, yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya, merupakan tempat dimulainya kompetisi membaca Al-Qur’an secara resmi pada tahun 1946. Seiring waktu, tradisi ini kemudian berkembang menjadi ajang MTQ tingkat nasional yang kita kenal sekarang.

Baca Juga  Wali Kota Medan Dorong APRI Susun SOP Pernikahan Yang Sakral dan Tertib Administrasi

 

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, hadir langsung menyaksikan penyerahan hibah sekaligus meninjau lokasi bersejarah tersebut. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada yayasan atas inisiatif dan niat mulia tersebut.

 

“Atas nama pemerintah daerah, kami berkomitmen untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan situs ini sebagai warisan keagamaan dan kebudayaan yang membanggakan, tidak hanya bagi Asahan, tetapi juga bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

 

Pihak yayasan, yang diwakili oleh Pembina H. Azwar Djun, S.Sos., dan Ketua Dr. H. Nahar A. Abdul Ghani, Lc., M.A., berharap agar pemerintah daerah dapat mengembangkan lokasi ini menjadi pusat pembelajaran dan penelitian tilawah Al-Qur’an.

Baca Juga  Warga Medan Johor Apresiasi Pengaspalan Jalan Speksi Kanal:

 

Langkah ini dinilai sebagai wujud tanggung jawab moral untuk melestarikan amanah dari pendiri MTQ Pertama Indonesia, Almarhum H. Muhammad Ali Umar.

 

Dengan adanya hibah ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berencana untuk menjadikan situs MTQ Pertama Indonesia di Pondok Bungur sebagai pusat syiar Islam, edukasi Al-Qur’an, wisata religi, dan penelitian sejarah keagamaan.

 

Pengelolaan yang terarah diharapkan dapat memperkuat syiar Islam di daerah sekaligus mendukung visi Kabupaten Asahan untuk menciptakan masyarakat yang religius dan maju.(RS)