16 Januari 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Operasi Zebra Toba 2025 Dimulai, Kapolda Sumut : Tumbuhkan Kesadaran Kolektif Untuk Tertib Berlalu-lintas

2 min read

 

Asahan | Intipos.comApel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Zebra Toba tahun 2025 yang berlangsung di Halaman Kantor Polres Asahan pada senin, (17/11/2025) berlangsung khidmat dan menjadi penanda dimulainya upaya terpadu dalam meningkatkan ketertiban berlalulintas di Wilayah  Kabupaten Asahan. Apel ini dipimpin oleh Wakapolres Asahan, Kompol Selamet Riyadi, S.H., M.H., serta dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Tanjung Balai–Asahan, dan perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran.

 

Dalam amanatnya, Wakapolres Asahan membacakan pidato Kapolda Sumut yang mengawali dengan Salam Presisi dan mengapresiasi seluruh panitia, personel, dan pihak pendukung yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga apel dan persiapan operasi dapat berjalan aman dan tertib. Kapolda turut memaparkan data Kamseltibcarlantas periode Januari—Oktober 2025 yang menunjukkan penurunan 39% pelanggaran lalu lintas, dari 120.572 kasus pada tahun 2024 menjadi 73.335 kasus pada tahun 2025. Selain itu, kasus kecelakaan lalu lintas juga turun sebesar 3,5% menjadi 5.475 kejadian pada periode yang sama.

Baca Juga  Disdik Sumut "Darurat Pers": Larang Liputan Wartawan Berpotensi 2 Tahun Penjara

 

Meski angka tersebut menunjukkan perbaikan, Kapolda menegaskan bahwa potensi kerawanan lalu lintas di Sumatera Utara masih tinggi dan memerlukan langkah strategis berkelanjutan. Operasi Zebra Toba 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, hingga penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas sesuai SOP. Upaya ini diharapkan memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi lalu lintas yang lebih aman dan tertib.

 

Menutup amanatnya, Kapolda berharap pelaksanaan operasi tahun ini mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka kecelakaan serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Kapolda juga berpesan agar seluruh personel menghindari tindakan kontra-produktif selama operasi berlangsung dan memanfaatkan momen ini untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui edukasi keselamatan yang berkesinambungan. “Tumbuhkan kesadaran kolektif untuk tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan,” tegas Kapolda.(Intipos.RS).

Baca Juga  Pemkab Simalungun Komitmen Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut