Nyaris Tewas, Korban Laka Lantas Terkapar Bersimbah Darah Dibadan Jalan
2 min read
INTIPOS | SIANTAR – Kecelakaan maut (Laka Lantas) di Jalan Lintas DI Panjaitan, simpang Jalan Ricardo Siahaan, tepatnya depan lapo tuak nyaris menewaskan kedua pengendara sepeda motor, Rabu (4/11) Jam 21.00 WIB.
Pantauan dilapangan, sepeda motor yang dikendarai kedua korban ‘babak belur’ berserak dibadan jalan. Sementara, kedua korban yang mengalami patah tulang itu terkapar bersimbah darah langsung dilarikan warga menumpangi angkot yang melintas dilokasi kejadian.
Salomo, warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tragis laka lantas itu menyebutkan bahwa sepeda motor Yamaha V-ixion BK 3533 WAJ itu melaju kencang dari arah simpang dua menuju Jalan Gereja. Sementara lawannya sepeda motor Honda Supra X BK 4219 TAA yang membawa delapan jirigen tuak itu datang dari arah berlawanan.
baca juga : BPS: Indonesia Resmi Mengalami Resesi
“Sebenarnya tadi ada tiga sepeda motor bang. Yang satu lagi naik sepeda motor Honda Supra X BK 2431 – tapi dia langsung melarikan diri. Kurasa dialah penyebabnya makanya terjadi laga kambing,” ujar Salomo.
Dijelaskannya, melihat kondisi korban yang sudah terkapar bersimbah darah, warga antusias langsung melarikannya kerumah sakit terdekat. “Tadi udah ditelepon polisi, tapi lama kali datang, takutnya korban tak tertolong lagi makanya langsung dibawa naik angkot,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Kasat Lantas Polres Siantar AKP Muhammad Hasan, sepeda motor Yamaha V-ixion yang ditunggangi Roy Bastian Situmorang (28) warga Jalan Sianjur, Siantar Marimbun, datang dari arah Jalan Parapat simpang dua dengan kekencangan maksimal, namun saat menyalip si pengendara lepas kontrol sehingga tersabur menghantam kenderaan milik toke tuak.
baca juga : https://siberindo.co/05/11/2020/bps-indonesia-resmi-resesi/
“Sepeda motor Yamaha V-ixion itu lepas kontrol menghantam sepeda motor Honda Supra X yang dikendarai Togar Gultom (40) warga Jalan Saribu Dolok, Panei Tongah, sehingga terjadi laga kambing. Lalu keduanya dilarikan warga sekitar ke Rumah Sakit Tentara guna mendapatkan pertolongan,” jelas kasat lewat pesan WhatsApp, Kamis (5/11) Jam 08.10 WIB.
Lebih lanjut dikatakannya, salah satu korban (pengendara Honda Supra BK 2431) yang juga terlibat insiden berdarah itu melarikan diri usai kejadian. ”Korban satunya (belum diketahui identitasnya) yang melarikan diri itu juga datang dari arah yang sama dengan Togar Gultom,” tutupnya.(intipos/red)
