Mantap ! Satresknarkoba Polres Labuhanbatu Ringkus Kurir Antar Wilayah
2 min read
Oplus_16908288
LABUHANBATU – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu kembali mencetak keberhasilan signifikan dengan menggagalkan aliran narkotika lintas daerah. Tim operasi berhasil mengamankan seorang kurir beserta barang bukti sabu seberat 94,41 gram bruto di Jalan Lintas Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Sabtu (1/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit I Satresnarkoba, IPDA Sastrawan Ginting, berangkat dari laporan masyarakat mengenai dugaan seseorang membawa barang haram dari Tanjung Balai menuju Panai Hulu. Personel segera melakukan penyelidikan dan pengintaian di jalur strategis tersebut.
Di sebuah warung makan lokasi kejadian, petugas mengidentifikasi pria berinisial MAAS (19), warga Tanjung Balai, yang sesuai keterangan saksi. Penggeledahan menemukan satu bungkusan besar berlapis lakban kuning tersembunyi di saku bajunya, yang terisi sabu dengan berat bruto mencapai 94,41 gram. Turut diamankan satu orang lain berinisial AS (20) yang berada bersama tersangka saat kejadian.
Dalam interogasi awal, MAAS mengakui kepemilikan barang tersebut yang siap diedarkan. Ia mengaku memperoleh pasokan dari seseorang berinisial A yang beroperasi di wilayah Tanjung Balai. Identitas jaringan pemasok kini sedang dikembangkan secara mendalam oleh tim penyidik.
Selain sabu, polisi menyita barang bukti lengkap: satu ponsel Android Realme hitam, satu unit sepeda motor hitam tanpa pelat nomor, serta lakban kuning yang digunakan untuk membungkus barang bukti.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memuji kinerja tim dan partisipasi warga. “Jumlah sabu ini menunjukkan besarnya ancaman yang berhasil diputus. Labuhanbatu bukan ruang gerak pengedar; siapa pun yang berani melintas akan kami tindak tegas tanpa kompromi,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kasat Resnarkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H., menegaskan penindakan tak berhenti di kurir. “Kami akan telusuri hingga ke akar jaringan di Tanjung Balai. Tujuan kami memutus rantai peredaran secara menyeluruh demi melindungi generasi muda,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengajak masyarakat tetap waspada dan berani menyampaikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
