Mantab,Di Pacitan Puluhan Penyandang Disabilitas Di Beri Pelatihan Mahir Berwirausaha
2 min read
INTIPOS | Pacitan – Puluhan orang yang terdiri dari penyandang disabilitas fisik dan penyandang disabilitas sensorik rungu wicara serta Tuna Netra mengikuti pelatihan mengolah makanan yang diselenggarakan oleh Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Kota Pacitan di rumah salah seorang penyandang disabilitas Desa Sumberharjo Kecamatan Pacitan.
Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menghadiri pelatihan tersebut menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengembangan potensi diri bagi para penyandang disabilitas.
Respon masyarakat sangat baik dan optimis karena para penyandang disabilitas bisa mengambil peran yang sama di tengah masyarakat khusunya dalam bidang wirausaha.
“Dengan kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan penyandang disabilitas,serta mendorong kemandirian melalui pemasaran produk usaha berbasis digital.Mengasah kemampuan berbisnis di rumah,”terang Wiwit, di sela-sela pelatihan kemarin, Kamis (21/10/2021)
Sementara itu Ketua Bhayangkari ranting Pacitan Ny Sugeng Eni Handayani selaku motivator menuturkan, Pada pelatihan tersebut peserta diajarkan mengenai pengenalan bagaimana mengolah sebuah makanan ringan khas pacitan, mulai dari memilih bahan,praktik pengolahan hingga pengemasan produk.
Untuk meningkatkan penjualan,mereka nanti akan diperkenalkan dunia digital.Dengan begitu,diharapkan meningkatkan semangat penyandang disabilitas untuk tetap berusaha dan berkarya di era new normal masa pandemi ini.
“Pengembangan potensi diri penyandang disabilitas merupakan salah satu upaya mengakomodir hak penyandang disabilitas agar mampu mengembangkan fungsi sosial di masyarakat,”ungkap Eni Handayani SE Mpd kepada awak media.
Pelatihan ini sekaligus sebagai representasi dan wujud perhatian dari Bhayangkari Ranting Polsek Kota yang masih dalam suasana HUT nya, Dan selalu mendorong potensi bagi penyandang disabilitas menuju disabilitas yang mandiri,mampu berkarya,dan bermartabat.
Pihaknya berharap Dengan kemampuan dan kecakapan dalam mengelola usaha, para penyandang disabilitas ini diharapkan bisa memiliki kehidupan yang mandiri, bahkan mampu membuka peluang kerja bagi yang lainnya.
Kegigihan demi meraih kesuksesan ditunjukkan para penyandang disabilitas ini.kesempatan berlatih dimanfaatkan mengasah kemampuannya dalam mengolah makanan atau camilan kuliner tradisional khas Pacitan.
Tak heran jika semua penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan tersebut terus memoles kemampuannya dalam meracik camilan seperti keripik pisang.peyek,tahu crispy dan berbagai olahan ikan dan buah buahan.
Wanita yang lahir dengan keterbatasan fisik pada tangan dan kedua kaki itu memang terbilang tekun dalam menambah keterampilan.Agar bisa menjadi orang yang sukses di masa mendatang,
“Saya mulai dari belajar mengupas,mengiris serta mengoreng.Dan sekarang saya mencoba memperkuat kemampuan dalam memasarkan dan membangun usahanya,”terang dwi susilowati penyandang disabilitas.
Ini yang membuatnya makin percaya diri bahwa di suatu hari nanti dia bisa membuat merk kemasan dengan namanya sendiri,Tekad ini selalu digelorakan.(tyo)
