Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Mahasiswa dan Warga Desa Suka Damai Demo, Kecewa Pejabat PMD dan Bupati Tak Hadir

2 min read
Mahasiswa dan Warga Desa Suka Damai Demo

Mahasiswa dan Warga Desa Suka Damai Demo

 

 

ASAHAN | Intipos.com  — Mahasiswa bersama perwakilan masyarakat Desa Suka Damai menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Jumat, 19 September 2025.

 

Aksi ini menyoroti sejumlah masalah, termasuk pengelolaan dana desa dan proses rekrutmen kepala dusun yang dinilai tidak transparan.

 

Namun, demonstran dibuat kecewa karena Kepala Dinas PMD dan Kepala Bidang Pemberdayaan Desa tidak berada di tempat saat aksi berlangsung. Hal ini memicu spekulasi dari massa aksi.

 

“Ini masih jam kerja, tetapi Kepala Dinas dan jajarannya tidak ada di tempat. Kami menduga ini sering terjadi, dan karena itu kami menilai Bupati sudah selayaknya mengganti Kepala Dinas PMD,” kata Rendi, koordinator lapangan aksi.

Baca Juga  Wakil Bupati Asahan Terima Rekomendasi DPRD Atas LKPJ Tahun Anggaran 2025

 

Meskipun pejabat teras tidak hadir, perwakilan dari Dinas PMD mencoba menenangkan massa dan menerima aspirasi mereka.

 

“Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada Kepala Dinas,” ujar salah satu pegawai yang menemui massa.

 

Para peserta aksi menegaskan bahwa ketidakhadiran pejabat terkait tidak akan mengurangi urgensi tuntutan mereka.

 

Mereka menuntut respons yang jelas dan konkret dari pemerintah daerah serta mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program pembangunan desa.

 

Merasa aspirasinya tidak ditanggapi secara langsung, massa melanjutkan aksi mereka ke kantor Bupati Asahan.

 

Namun, lagi-lagi, Bupati dan jajarannya tidak bersedia menemui mereka. “Masyarakat hadir untuk bertemu pemimpin mereka dan meminta agar Bupati menyelesaikan masalah-masalah di Desa Suka Damai. Sangat disayangkan, Kepala Daerah beserta jajarannya tidak bisa menemui masyarakat Desa Suka Damai,” ujar Rendi.

Baca Juga  2.000 Buruh Peringati May Day 2026 di Sumut, Pemprov Dorong Dialog dan Perlindungan Pekerja Rentan

 

Aksi ditutup di Kantor DPRD Asahan. Di tempat ini, demonstran disambut langsung oleh Ketua DPRD Asahan, Efi Irwansyah.

 

Dalam pertemuan tersebut, Efi berkomitmen untuk menindaklanjuti tuntutan warga. “Kita akan tuntaskan masalah-masalah Desa Suka Damai. Sebagai langkah awal, kita akan mengadakan rapat dengar pendapat dalam waktu dekat,” kata Ketua DPRD.

 

Pernyataan ini memberikan harapan baru bagi mahasiswa dan warga desa untuk mendapatkan penyelesaian atas permasalahan yang mereka hadapi.(AS)