Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Lapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi P4GN melalui Kunjungan Kerja ke BNNP Sumatera Utara

2 min read

MEDAN – Dalam upaya memperkuat komitmen pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Senin (04/5).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan sinergitas pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kunjungan kerja yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut diterima langsung oleh Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajaran.

Turut mendampingi Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi, A.Md.I.P., S.H., M.H., yakni pejabat struktural Lapas Kelas I Medan, antara lain Kepala KPLP, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Bidang Kamtib, Kasi Pelatatib, serta Kasi Keamanan.

Baca Juga  Bupati Asahan Hadiri Milad Aisyiyah ke-109 dan Pengajian Akbar di Rawang Panca Arga

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai langkah strategis guna memperkuat deteksi dini serta pencegahan masuknya narkoba ke dalam lapas. Salah satu fokus utama yakni optimalisasi skrining narkoba dan identifikasi berbagai modus penyelundupan yang berpotensi terjadi di lingkungan pemasyarakatan.

Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan razia bersama secara berkala sebagai bentuk sinergi operasional antara Lapas Kelas I Medan dan BNNP Sumatera Utara. Upaya penguatan pengawasan juga akan dilakukan melalui pelaksanaan tes urine rutin maupun insidentil terhadap warga binaan dan petugas.

Baca Juga  Hari Kedua Gebyar Pendidikan Sumut 2026 Membludak, UMKM Diserbu Ribuan Pengunjung

Sebagai bagian dari strategi pembinaan, Lapas Kelas I Medan juga mendorong pembentukan duta anti narkoba dari kalangan warga binaan. Program ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kesadaran bahaya narkotika sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Pertemuan tersebut turut membahas pemetaan dan pendataan jaringan narkotika di dalam lapas melalui pertukaran data terbatas, termasuk identifikasi aktor utama serta dukungan informasi kepada BNNP dalam rangka analisis dan penguatan langkah penindakan.