Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Kembangkan Pasar Hingga ke Luar Negeri, Desainer Wastra Diminta Terus Berinovasi

2 min read
Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis menghadiri sekaligus membuka pelatihan peningkatan inovasi desainer wastra bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Binaan Dekranasda

MEDAN | Intipos.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis berharap para desainer wastra (kain tradisional) untuk terus berkreativitas dan berinovasi, sehingga menghasilkan wastra yang berkualitas, yang mampu menarik pasar dalam negeri dan luar negeri.

Hal ini disampaikan Nawal Lubis saat membuka Pelatihan Peningkatan Inovasi Desainer Wastra bagi Pelaku UKM Binaan Dekranasda di Le Polonia Hotel, Medan, Rabu (18/5). Hadir di antaranya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Suherman, Sekretaris Dekranasda Sumut Hasnah Lely Siregar, dan Narasumber Ricky Damanik.

Baca Juga  Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul

“Dengan ilmu yang diperoleh usai pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat terus berinovasi dan lebih kreatif, agar seluruh hasil karya kita dapat lebih dikenal mancanegara dan luar negeri,” ucap Nawal Lubis.

Semakin meredanya pandemi Covid-19, menurut Nawal, merupakan peluang yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kembali meningkatkan hasil kerajinan lokal, khususnya wastra. Serta memasarkannya hingga ke pasar luar negeri yang semakin terbuka.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Suherman menyampaikan, pelatihan yang dilaksanakan dua hari tersebut diikuti sebanyak 40 orang peserta dari kabupaten/kota se-Sumut. Peserta akan diberikan pelatihan desainer wastra yang lebih inovasi dan kreatif.

Baca Juga  Peringati HUT ke-68 Kodam XII/Tanjungpura, Korem 121/Abw wujudkan penghormatan kepada arwah para Pahlawan laksanakan Ziarah ke TMP

“Kegiatan ini kita laksanakan untuk mendorong UKM dan perancang busana untuk lebih kreatif dalam menggerakkan usaha, agar bisa lebih maju lagi,” katanya.

Kegiatan tersebut, menurut Suherman, juga bertujuan menambah pengetahuan kelompok individu dalam meningkatkan pengetahuan yang menghasilkan maha karya yang diminati oleh khalayak. Kegiatan ini juga akan memberikan pelatihan digital platform yang bertujuan untuk memudahkan pemasaran hasil karya para desainer. (RR)