Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Kapolda Sumut dan Wabub Asahan Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19

3 min read
Kapolda Sumut dan Wabub Asahan Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19

Intipos.com, Asahan – Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra S bersama Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Armia Fahmi, dan Kabid Dokkes Polda Sumut Kombes Pol Agustinus Mulyanto Hardi, didampingi Wakil Bupati (Wabub) Asahan Taufik Zainal Abidin, Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Lapangan Tembak Mapolres Asahan, Kamis (10/06/2021).

Kegiatan vaksinasi tersebut juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Kesehatan dr.Elvina Tarigan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan para pejabat di jajaran Polres Asahan.

Irjen Pol Panca Putra S di sela-sela peninjauan mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi massal ini bertujuan untuk mempercepat proses pemberian vaksinasi kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara terkhusus mayarakat di Kabupaten Asahan.

Baca juga: https://intipos.com/kesbangpol-asahan-dan-provinsi-sosialisasikan-pencegahan-bahaya-radikalisme-dan-terorisme/

Selanjutnya, Kapolda Sumut mengimbau kepada Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Instansi terkait agar dapat memberikan edukasi dan mensosialisasikan kegiatan vaksinasi ini kepada masyarakat sehingga bisa mencapai target yang diinginkan khususnya masyarakat lansia yang tingkat resiko penularannya yang lebih tinggi.

“Bahwa bukan berarti dengan telah melakukan vaksinasi kita terbebas dari COVID-19, saya selalu mengingatkan kepada masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan serta selalu menggunakan masker dalam setiap kegiatan aktivitas diluar ataupun di dalam yang berkumpul dengan orang banyak. vaksinasi ini juga adalah rangakain untuk memutus mata rantai Covid-19,” ucap orang nomor satu di jajaran Polda Sumut ini.

Sementara itu Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi serta menekan penularan COVID-19 di Kabupaten Asahan, pemberian vaksin pada kelompok lansia diharapkan bisa ikut melindungi orang lain yang belum mendapat vaksin, yakni mencegah terjadinya infeksi dan penularan yang berakibat fatal jika mereka tetap terinfeksi virus karena lansia termasuk kelompok rentan yang diprioritaskan mendapatkan Vaksin Covid-19.

Lebih lanjut, Wabub menjelaskan, vaksinasi massal ini merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dalam rangka mempercepat terbentuknya imunitas secara massal bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Sesuai dengan instruksi Presiden diharapkan pelaksanaan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia dapat selesai sebelum akhir tahun 2021 tentunya melalui kerjasama dari semua unsur baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, jajaran kepolisian, TNI, kejaksaan di semua tingkatan untuk bersama-sama dan bahu membahu dalam melakukan vaksinasi ini agar bisa dilaksanakan di seluruh wilayah RI tidak terkecuali di Provinsi Sumatera Utara tentunya juga di Kabupaten Asahan,” jelas Taufik.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa sasaran kegiatan vaksinasi massal kali ini adalah kelompok lansia dan layanan publik yang pelaksanaannya telah dimulai tanggal 07 Juni 2021 kemarin dan serempak dilaksanakan di 8 Puskesmas dengan sasaran 1000 orang lansia dan Tenaga Guru.

Baca juga: https://indocybernews.com/aceh-berduka-mantan-gubernur-prof-dr-h-syamsudin-mahmud-m-si-tutup-usia/

“Untuk Kabupaten Asahan pelaksanaan vaksinasi sampai sekarang sudah terealisasi kurang lebih sebanyak 22 Ribu Orang, dan kedepan kita akan terus melaksanakan dan menghimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi di Puskesmas yang ada di tiap Kecamatan agar target yang direncanakan dapat terealisasi sebelum akhir tahun 2021,” ucap Taufik.

Taufik juga mengatakan untuk pelaksanaan vasksinasi hari ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Asahan, TNI/POLRI, Kejaksaan dengan sasaran sebanyak 1000 orang.

Terakhir sambutannya Taufik berharap kepada pihak terkait dan masyarakat untuk bersama-sama ikut mesosialisasikan vaksinasi Covid 19 agar penyebaran Virus ini dapat dihindari.(Intipos, RS)