Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Belasan Muda-Mudi Terjaring Rajia, Dua Masih Dibawah Umur

2 min read

SIANTAR | INTIPOS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Denpom I/I Kota Pematang Siantar melakukan giat operasi penyakit masyarakat (Pekat), Sabtu (19/11/2022) sekitar pukul 22.00 Wib. Wilayah yang menjadi target Satpol PP kali ini Kecamatan Siantar Martoba dan Kecamatan Siantar Utara Kota Pematang Siantar.

 

Kasatpol PP Kota Siantar Robert Samosir, melalui Kabid Trantibum, Mangaraja Tua Nababan yang pada saat itu memimpin jalannya operasi pekat mengatakan pelaksanaan rajia rutin di gelar demi menjaga Kamtibmas di masyarakat.

 

“Beberapa target yang menjadi sasaran kita kali ini adalah Cafe remang-remang dan hotel kelas melati. Mirisnya dua diantaranya merupakan anak dibawah umur,” Ucap Raja ketika di temui di kantor Satpol PP Siantar Jalan MH Sitorus, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

Baca Juga  Rutan Kelas I Labuhan Deli Perkuat Sinergitas Dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia

 

Dari operasi itu, diamankan belasan orang tanpa identitas dan yang bukan pasangan suami istri. Belasan orang yang terjaring razia itu awalnya diamankan dan dibawa langsung ke kantor Satpol PP Kota Pematang Siantar yang selanjutnya dilakukan pendataan dan pemberian edukasi.

 

Usai di data, belasan orang yang terjaring razia tersebut dibina supaya tidak melakukan perbuatan negatif di kemudian hari. “Di data dan harus membuat surat pernyataan, agar tidak mengulangi perbuatannya untuk selanjutnya dapat dipulangkan,” Kata Raja.

 

Mangaraja Tua Nababan juga menekankan para pemilik usaha supaya mematuhi peraturan sesuai izin yang berlaku. “Kiranya sesuai ketentuan sehingga tidak mengganggu ketertiban dan ketenteraman masyarakat di Kota Pematang Siantar,” ujarnya. Pihaknya juga berjanji akan terus melakukan upaya serupa untuk meminimalisir berbagai penyakit masyarakat di Kota Pematang Siantar. (ARV) 

Baca Juga  Dugaan Intimidasi Wartawan Warnai Kasus Solar Subsidi di Bone, Muncul Pertanyaan: Siapa Lindungi Luke?