Pj Gubernur Sumut: Sekdaprov Arief Trinugroho Sosok Rendah Hati, Tegas, dan Berani Ambil Risiko
3 min read
Sekdaprov Arief Trinugroho Sosok Rendah Hati
MEDAN | Intipos.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni menghadiri Pelepasan Purna Tugas Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief Trinugroho di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (2/12). Menurut Fatoni, Arief Trinugroho adalah sosok yang rendah hati, tegas, dan berani mengambil risiko.
Terlahir di provinsi yang sama, Provinsi Lampung, Fatoni merasa sudah dekat dengan Arief. Selama bertugas, sudah enam bulan bersama, perkenalan kami cukup baik. Beliau rendah hati, murah senyum, dan ciri khas dengan kumis yang menawan. Namun beliau juga tegas dan berani mengambil risiko. Tidak banyak pemimpin seperti ini. Banyak pemimpin mau aman, selamat, menghindari tugas yang berat,” kata Fatoni.
Selama ini, menurutnya, Arief mampu menjalankan dan mengendalikan batasan dengan baik. Dalam menjalankan perannya sebagai abdi negara, Arief dikenal sebagai orang yang bertanggung jawab, disiplin dan setia.
“Bayangkan bisa menjadi Sekda di tiga gubernur. Dan dia bisa menyelesaikan sampai akhir. Ini juga tidak mudah. Sering kali terjadi konflik, perbedaan pendapat antara bawahan dan pimpinan. Dalam sesulit apapun dia bertahan dan menunjukkan kesetiaannya,” ungkap Fatoni.
Selain itu, Arief juga dikenal sebagai seorang pembelajar, sosok rendah hati, mau mendengar, dan tidak mudah putus asa dan ngambek. Selama Fatoni mengenal Sekdaprov Arief, dengan usia mendekati 60 tahun, selama bertugas selalu siap 24 jam.
“Kapan saja saya panggil, beliau siap. Siaga 24 jam. Beliau juga bisa menjaga keharmonisan antar keluarga sehingga bisa bekerja dengan kompak, sehingga capaian organisasi bisa tercapai,” ucapnya.
Fatoni mengatakan prestasi yang telah diraih Pemprov Sumut juga tidak terlepas dari dedikasi dan kontribusi Sekdaprov Arief. Oleh karena itu penghargaan atas penghargaan atas dedikasi dan loyalitas patut diberikan kepada Sekdaprov Arief.
Sementara itu Sekdaprov Arief S Trinugroho berkesempatan bercerita di hadapan para ASN dan undangan lainnya. Perjalan karirnya di awal pada akhir tahun 1990-an sebagai seorang abdi negara. Pernah mengemban sejumlah strategi kedudukan di Pemerintahan Kota Medan, kemudian dipercaya untuk mengemban posisi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Satu Pintu di Pemprov Sumut tahun 2018. Ia juga pernah menduduki posisi strategis lainnya di Pemprov Sumut.
“Ini momen yang sangat istimewa sebagai abdi negara. Sudah tiba saatnya saya menutup lembaran tugas, dan saya merasa bahagia menjadi bagian dari ini semua. Tugas sebagai Sekda bukan tugas yang ringan, bukan hanya sekedar administrasi tapi dituntut memberikan kontribusi untum Sumut,” ucapnya.
Turut hadir pada cara itu Forkopimda Sumut, para Konsul dan Konjen, pimpinan OPD se-Sumut, Bupati, Walikota, Sekda kabupaten/kota se-Sumut, para rektor perguruan tinggi, pimpinan BUMN dan BUMD, instansi vertikal, dan seluruh jajaran ASN se-Sumut. Sumut.
Pelepasan Purna Tugas Sekdaprovsu diisi dengan hiburan stand up komedi Joe kuno, Lebah Begantung. Kemudian diadakan program tabungan hari tua dan pensiun oleh PT Taspen, pemberian cendera mata.
Disaksikan Pj Gubernur Sumut, Sekdaprov Arief juga menyerahkan aset kepada Biro Umum berupa kunci mobil berserta STNK. Kemudian Pj Gubernur menyerahkan penghargaan dan cendera mata. Para pimpinan Pratama juga memberikan kenang-kenangan berupa satu set meja makan, yang akan diletakkan di Rumah Arief S Trinugroho. (RR)
