Sambutan Hangat Warga Cenrana Untuk Hari Jadi Bone ke-693
2 min read
Bone | Intipos.com – Pada Video berdurasi 30 detik yang di upload dari akun facebook yang tidak ingin di sebutkan identitasnya, terlihat badan jalan digenangi air sungai, Jalan Poros Cenrana Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan penuh dengan genangan air yang sulit dibedakan oleh pengendara, badan jalan, sungai dan empang.
Dalam video tersebut, bertepatan dengan Hari Jadi Bone ke-693, bertuliskan narasi Selamat Hari Jadi Boneku bertepatan dengan Hari Jadi Bone ke-693 tercinta dari kami “CENRANA”, Kami tunggu kedatangannya dengan menggunakan mobil baru ziarah ke makam Puatta Lapatau kondisi Jalan Poros Cenrana, nagauleng ) tulis narasi dalam video itu.
“Yarooh bang… pha berapa tahunmi itu jalanan di koarkoarkan banyak orang na degaga … di timbun- timbun saja terus. (Itulah bang… karena berapa tahun itu jalanan di suarakan banyak orang dan tidak ada juga… di timbun -timbun saja terus).
“Tetap ji lari tanahnya karena kiri kanan air…kanan sungai … kiri empang. (tetap longsor tanahnya karena dari sebelah kanan air sungai dan sebelah kiri adalah air empang ).
“Degaga pallawana ttattanae ” (tidak ada penahan pinggiran itu jalan).
“Nemo pitawu detogaga “(walaupun penahannya tidak ada juga ).
Makencang solo..na…bang…kalau mau masuk magrib lewat situ naik motor..air haruspi di renreng bang (Deras arusnya bang kalau mau menjelang magrib lewat disitu naik motor …karena air naik terpaksa dorong motor), ujar seorang warga cenrana Jumat 7/4/23 sekitar pukul 01:07 wita.
Camat Cenrana Amir Kadir S.Pd menanggapi kapan dibangun Jalan Poros Cenrana menjawab, Jumat( 7/4 /2023 ), “Insya Allah sesuai informasi dari Kadis PU saat Musrembang Kecamatan, yang di hadiri beberapa Anggota DPRD Kabupaten Bone. Sudah di sampaikan juga Insya Allah bulan ini akan di kerjakan “.
Muh Idris ( A.Alang ) anggota DPRD Bone dari Partai Golkar Dapil 5, menambahkan, Jalan Poros Cenrana sudah di kerjakan, sudah ada kontraktornya. Mungkin sudah puasa baru eksis tapi kalau tidak salah turun mengukur, katanya. (A. Hedar)
