Perjuangan Dua Anak SD di Pelosok Bone Jalan Kaki 5 Jam Setiap Hari
2 min read
foto: TikTok/@pramonoagung23
BONE – Intipos.com – Perjuangan dua anak SD asal Bone, Sulawesi Selatan yang berangkat ke sekolah jalan kaki dari jam 3 subuh tiba jam 8 pagi, viral di media sosial.
Momen perjuangan dua anak SD tersebut ke sekolah diunggah oleh pengguna TikTok pramonoagung23.
” Perjuangan anak SD di pelosok Bone,” demikian dikutip dari keterangan video unggahan Kamis (23/06/2022).
Dua Anak SD ini laki-laki dan perempuan mengenakan seragam SD lengkap dengan sepatu serta tas berisi peralatan sekolah, serta memberanikan diri untuk berjalan jauh. Diketahui, dua siswa tersebut berasal dari Desa Tapong, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
foto: TikTok/@pramonoagung23
Perjalanan yang mereka tempuh selama 5 jam dari pukul 3 hingga pukul 8 pagi tiba di sekolah tidaklah mudah. Setiap harinya, dua siswa dan siswi tangguh itu rela berangkat lebih awal dari anak-anak pada umumnya.
” Perjuangan anak SD di pelosok Bone. Berangkat jam 3 subuh sampai di sekolah jam 8 pagi,” ungkap pengunggah video.
foto: TikTok/@pramonoagung23
Dua anak SD tersebut harus melewati hutan belantara, bahkan 6 sungai dan persawahan turut dilewati. Sadar ada bahaya yang bakal mengancam, parang itu digunakan sebagai alat pelindung diri saat di perjalanan bertemu dengan ular piton. Meskipun, perjalanan menuju ke sekolah harus menempuh medan sulit, berbahaya, dan jarak jauh tidak menyurutkan semangat keduanya.
” Melewati hutan belantara, 6 sungai, dan persawahan. Mereka selalu bawa parang ke sekolah. Biasa di perjalanan mendapat ular piton,” ungngkap pemilik akun TikTok pramonoagung23.
Dua anak SD ini mempunyai cita-cita yang mulia ketika besar nanti. Ada yang ingin menjadi polisi dan satunya lagi menjadi guru. Cita-cita mulia dua putra-putri penerus bangsa tersebut semoga kelak bisa tercapai.
Mengetahui realita hidup kedua bocah tersebut membuat publik turut merasa haru sekaligus miris.
” Semangat belajarnya dik, kelak kau akan mendapat kesuksesan itu,” doa dari pengunggah video.
Warganet pun turut memberikan doa dan semangat kepada dua anak SD yang berjuang keras untuk bisa sekolah. ** (rs)


