Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Tidak Terima di Tuduh Penadah, Oknum Aparat Akan Dilaporkan Ke Propam Poldasu

3 min read

 

Binjai || Intipos.com __ Oknum Anggota personel kepolisian Polsek Kutalimbaru yang diduga telah bertindak arogan pada saat penangkapan terhadap terduga Pelaku Penadah Penggelapan 1 unit Mobil Pick Up Kamis (19/05) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kejadian Sebelumnya, diketahui bermula ketika RN(41) pria asal kelurahan Binjai estate Kecamatan Binjai Selatan menggadaikan mobil pick up Grandmax No Pol BK 9491 CY kepada Josef Situmorang , Selasa (25/01/2022) lalu.

Karena RN sering menggadaikan kepada Josef Situmorang , dan mobil yang akan digadaikan memiliki surat STNK dan bukti faktur pembayaran dan mengakui mobil tersebut adalah miliknya, akhirnya Josef Situmorang menerima gadaian mobil tersebut dengan memakai uang sebesar Rp. 16.500.000 dalam tempo satu bulan.

Selanjutnya, dalam tempo yang di janjikan, RN belum bisa mengembalikan uang tersebut, dan singkat cerita sebelumnya RN pernah berjanji kepada Syafarudin pemilik mobil pick up yang juga warga Desa Tanjung Pamah Kecamatan Kutalimbaru yang tak lain adalah pelapor, untuk membayar uang yang katanya sewa mobil pikup tersebut.

Lantaran RN tak bisa membayar sewa mobil kepada Syafarudin dan melihat mobil tidak ada bersama RN, akhirnya Syafarudin melaporkan kasus ini ke Polsek Kutalimbaru.

Kemudian datang beberapa oknum polisi berpakaian preman mendatangi kediaman Josef Situmorang di jalan Rinjani Kelurahan Binjai Estate Kecamatan Binjai Selatan dengan membawa Kepala Lingkungan untuk melakukan penangkapan terhadap Josef situmorang ,personil dari Polsek Kutalimbaru langsung membawakan surat penangkapan,dengan tuduhan sebagai penadah dalam penggelapan Satu Unit Mobil Pick Up ,namun surat penangkapan tersebut saya bantah di kernakan nama nya yang kurang lengkap ,namun tidak lama saya mau baca kembali kemudian langsung di tarik,tak hanya itu bahkan saya menawarkan bahwa agar mobil jenis Pick up ini bawa saja ke kantor ,besok pagi saya sendiri yang langsung ke kantor sembari menunjukan bukti-bukti yang saya punya,namun penawaran tersebut membuat oknum personil Polsek Kutalimbaru marah sembari mengatakan

Baca Juga  Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Gubernur Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo

“kupastikan kau malam ini kutangkap, kalau tidak ludahi muka ku,” sambil memegang serta memaksa untuk dibawak ke kantor polisi.ucap Situmorang Personil Polsek Kutalimbaru

Disebutkan Josef Situmorang yang juga Kepala Biro Binjai/Langkat media cetak Harian Sinar Pagi Baru, kedatangan beberapa oknum polisi berpakaian preman ini tidak seharusnya di malam hari, apalagi dengan secara arogannya kepada saya sehingga keluarga saya mengalami trauma berat.

“Saya disini juga sebagai korban dalam kasus penggelapan mobil ini, dan saya juga tertipu oleh pelaku, katanya mobil yang digadaikan kepada saya adalah mobil miliknya, bukti pembayaran juga ada, maka saya percaya,” terang Josef kepada wartawan, sabtu (21/05).

Masih kata Josef “Disaat saya mau ditangkap saya tidak diberikan untuk masuk kedalam rumah, padahal saya masuk kedalam rumah untuk mengambil berkas mobil yang digadaikan pelaku, tindakan oknum personil Polsek Kutalimbaru tersebut seperti mau menangkap teroris saja, sampai kedua orangtua saya trauma ketakutan, dan saya tetap bertahan tidak mau dibawak oleh pihak polisi,” imbuhnya.

Melihat situasi pada malam itu memanas, banyak warga berdatangan, akhirnya pihak kepolisian pulang dan sembari mengambil photo mobil pick up tersebut untuk memastikan bahwasan mobil tersebut ada.

Baca Juga  Dukung Program Tiga Juta Rumah, Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Sinergi di Sumut

Salah seorang petugas personil Polsek Kutalimbaru ketika dikonfirmasi melalui via seluler, Jumat (20/05), terkait surat penangkapan terhadap Josef mengatakan “maaf bang, kalau masalah itu datang saja ke Polsek bang, karena saya cuma anggota, dan disoal siapa nama petugas yang datang pada saat itu, anggota Polsek Kutalimbaru yang belum diketahui identitasnya ini mengatakan, silahkan datang saja bang ke Polsek biar jelas,” tutupnya.

Atas kejadian ini, lanjut Josef Situmorang , Saya akan melaporkan oknum Polsek Kutalimbaru ke Propam Polda Sumut yang menurut saya bertindak arogan terkait ingin melakukan penangkapan terhadap diri saya.

Susi kepala Lingkungan (Kepling) Lk III kelurahan Binjai Estate ketika dikonfirmasi mengatakan, benar tadi malam ada pihak kepolisan datang kerumah Josef, dan saya juga dikabarkan pihak kepolisian untuk mengantarkan kerumahnya, sesampai rumah Josef Situmorang , pihak kepolisan langsung menangkap Josef Situmorang dan terjadi keributan, pada saat itu saya panik, mau keluar saja tidak bisa, sebab mereka mengunci pagar, dan suasana pada malam itu ramai, banyak warga berdatangan karena polisi datangnya tengah malam,” terang Susi.

Susi juga sebagai kepala lingkungan sekitar mengetahui kepribadian Josef situmorang,

“Sebelumnya saya mengatakan kepada pihak polisi, bahwasan Josef Situmorang itu orangnya baik tidak pernah menerima barang gadean yang tidak jelas, saya tau dia,” ungkapnya

Sementara itu, informasi dari keterangan EEN Abang pelaku, adiknya RN ditangkap di tempat lokasi perjudian Marelan pasar VII, Minggu (15/05).

Masih dikatakan EEN, surat penangkapan terhadap adiknya diserahkan kepada istrinya pada saat kunjungan ke Polsek Kutalimbaru, Rabu (18/05) malam.(RND)