Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Sang Pejuang Dhuafa Kunjungi dan Beri Bantuan Kepada Kirana

2 min read

MABAR | INTIPOS.COM – Kombes pol Ikhwan SH.,MH memberikan santunan kepada Kirana, anak yang selamat dalam perampokan dan pembunuhan pada 2017 yang menewaskan lima warga di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Santunan itu diberikan Kombes pol Ikhwan SH MH berserta KSJ (komunitas sedekah Jumat) kepada Kirana secara langsung, Jumat, (20-05-2022)

Saat ini, Kirana gadis kecil tersebut sudah menginjakan kakinya di bangku sekolah Dasar (SD).

“Santunan ini tidak seberapa, tapi membuktikan kami sangat prihatin atas peristiwa ini,” kata Ikhwan kepada para media, yang berada di lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Kombes pol Ikhwan SH MH selaku pembina komunitas Sedekah Jumat (KSJ) bersama dengan sekcam Medan Deli,. lurah dan para media.

Baca Juga  Semangat Kolaborasi Warnai Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara

Susiani, adik nenek Kirana yang tewas dalam perampokan itu mengatakan, terima kasih kepada bapak pembina Komunitas sedekah Jumat, bapak sekcam, dan ibu lurah yang sudah hadir dalam menjenguk dan membantu Kirana.

“Kirana pun sekarang sudah kelas 3 Sekolah dasar dan begini lah kondisinya sekarang,” katanya.

Usai melakukan kunjungan, pembina Komunitas sedekah Jumat (KSJ) memberikan santunan kepada 12 warga yang kurang mampu di sekitar tempat tinggal Kirana.

Kombes pol Ikhwan mengatakan” kunjungan sosialnya kali ini untuk melihat dan membantu kirana korban yang selamat dari peristiwa perampokan dan pembunuhan yang menewaskan semua keluarganya. melalui KSJ akan bertanggung jawab untuk menuntaskan pendidikan Kirana sampai kuliah nantinya dan ini akan menjadi kepedulian terhadap kita semua dalam membantu sesama manusia yang membutuhkan uluran tangan kita.

Baca Juga  Buka MTQN ke 57,Bupati Asahan Tegaskan Jadilah Generasi Qur'an Berkualitas

Jangan sampai anak kita ini menjadi korban dua kali setelah kehilangan orang tuanya,” ujar Kombes Ikhwan.

Peristiwa itu juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semua kalangan agar lebih peka dan lebih peduli dengan lingkungan masing-masing.

Kelima korban yang tewas 2017 silam diketahui Rianto (40) dan isterinya Yani (35), dua anaknya Naya (14) dan Gilang Laksono (10) dan mertuanya bernama Marni (50).

Selain itu, putri bungsu korban bernama Kirana (4) ditemukan dalam kritis.(ebi)