Kegiatan Press Tour DPRD Kabupaten Kendal Pakai Uang Negara, Bukan Uang Oknum Wartawan/Organisasi Tertentu
3 min read
KENDAL, Intipos.com –Dalam rangka menjalin hubungan kemitraan kehumasan, seperti biasa DPRD kabupaten Kendal setiap akhir tahun menggunakan Uang Negara ratusan juta rupiah untuk mengadakan kegiatan Presstour bersama Wartawan, LSM dan Ormas. Pemberangkatan press tour tahun ini diadakan pada hari Minggu 28/11/2021 siang.
Beberapa hari yang lalu Wartawan SAS datang ke kantor DPRD Kabupaten Kendal, bertemu dengan Winggar selaku Kabag Humas, lalu Winggar mengajak wartawan SAS bertemu dengan Arif Selaku Kabag Umum DPRD Kabupaten Kendal.
Diruang kerjanya Arif menerangkan kepada Winggar, kegiatan DPRD Kendal kita harus punya data sendiri, jangan terpacu dari Kominfo atau terpacu dari organisasi tertentu supaya DPRD tidak mengotak ngotakkan media/wartawan , yang namanya bermitra kerjasama itu yang penting dengan media/wartawannya, “terang Arif.
Namun winggar mengabaikan pesan yang disampaikan oleh Kabag Umum DPRD Kendal, justru lebih tunduk dengan oknum wartawan/organisasi tertentu.
Saat diklarifikasi oleh wartawan SAS, Winggar selaku Kabag Humas DPRD Kendal mengatakan ” semua keputusan ada di tangan Sekwan , sebaliknya Sekwan mengatakan semua tergantung Winggar selaku Humasnya, saling lempar tidak jelas terkesan plin-plan tidak punya pendirian, sepertinya Kabag Humas dan Sekwan lebih tunduk dengan oknum wartawan yang tergabung di organisasi tertentu.
Selain saling lempar Kabag Humas dan Sekwan juga pernah menyampaikan kepada wartawan SAS, jika ingin mengikuti prestour, selesaikan dulu permasalahan dengan beberapa rekan rekan wartawan yang tergabung di PWI Kendal, “ucapnya.
Padahal wartawan SAS sudah menegaskan kepada Kabag Humas, selama hidup saya jadi wartawan tidak pernah mencari masalah dengan oknum rekan rekan PWI Kendal , saya juga sudah silaturahmi kekantor PWI bertemu dengan Sapawi selaku Wakil Ketua PWI Kendal, karena ketua PWI Kendal tidak ada di tempat , secara langsung saya menitipkan pesan meminta maaf atas semua persillihan dan permasalahan yang saya lakukan disengaja maupun tidak disengaja kepada Ketua PWI Kendal beserta seluruh Anggotanya , sejak pengungunduran diri saya dari keanggotaan PWI Jateng berarti tidak ada kaitannya lagi dengan oknum rekan rekan PWI, jadi tidak ada yang perlu diselesaikan lagi. Oleh karena itu alasan yang di sebut dalam isi WhatsApp Winggar, saya mohon dijelaskan, sebenarnya apa yang melatari sehingga saya seolah olah di boikot seperti ini, “tegas Warwatan SAS.
Selain itu bahwa anggaran dana kegiatan Presstour tentunya dari Negara , sumbernya dari rakyat bukan dari oknum wartawan organisasi tertentu, semua rakyat punya hak, jadi sebetulnya terkait media/wartawan semua kewenangan ada di Humas DPRD. Apapun alasannya perbuatan Winggar selaku Kabag Humas DPRD Kabupaten Kendal sudah jelas melukai wartawan putra daerah, karena dengan alasan yang tidak mendasar, “paparnya.
Sementara Winggar selaku Kabag Humas DPRD Kendal lebih tunduk dengan oknum – oknum wartawan yang tergabung di organisasi tertentu. Kebijakan seperti itu tidak di benarkan karena sebagai pejabat publik tidak baik mengotak ngotakkan media/wartawan putra daerah. Kabag Humas DPRD Kendal harus bisa bekerja sesuai tupoksinya, karena digaji oleh Negara, bukan digaji oleh oknum wartawan yang tergabung di organisasi tertentu.
Wartawan SAS merasa dipermainkan oleh Kasubbag Humas DPRD Kendal, Dihari Jum’at tanggal 26/11/2021 pagi sekira pukul 8.00 wib Winggar memberi kabar melalui pesan Whatssap, bahwa saya bisa ikut kegiatan Persstour dengan mengirim undangan dan meminta No rekening.
Akan tetapi di hari Sabtu tanggal 27/11/2021 siang winggar memberi kabar melalui pesan Whatssap, bahwa saya tidak bisa ikut kegiatan Presstour dikarenakan ada oknum oknum wartawan yang tergabung di organisasi tertentu yang tidak setuju kalau saya ikut artinya ada yang memboikot. padahal jelas acara Press Tour DPRD Kabupaten Kendal Anggarannya dari Negara bukan dari oknum oknum.
Terakhir hari Sabtu 27/11/2021 Winggar juga memblokir nomer wartawan SAS dengan maksud menghindar dari permasalahan biar tidak bisa berkomunikasi lagi, pejabat seperti itu tidak pantas menjadi Kasubag Humas, “tandasnya.
Wartawan SAS juga menuturkan ” bahwa perbuatan pengucilan pencekalan mendiskriminasikan ataupun memboikot itu tidak baik dilakukan oleh siapapun, sesama manusia harus saling menghargai menghormati hak haknya jangan merasa gagah karena hidup didunia sifatnya hanya titipan Allah, selalu berbuat baik itu yang lebih baik, “tutur wartawan putra daerah.
Wartawan SAS berharap ” Semoga Ketua DPRD Kabupaten Kendal dan Sekwan selaku wakil rakyat dan punya kebijakan penuh, bisa menjembatani dan memberi solusi terbaik bagi wartawan putra daerah yang saat ini sedang dipermainkan oleh Kasubbag Humas DPRD Kendal, semoga rombongan Presstour DPRD Kabupaten Kendal berjalan lancar aman, selamat sampai tujuan bagi rombongan yang berhati baik, bagi rombongan oknum wartawan yang berhati jahat juga selamat sampai tujuan, “harapnya.
(SAS)
