Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Hasil Observasi Psikiater Belum Keluar, Pembunuh Owen Terlihat Stres

2 min read
Hasil Observasi Psikiater Belum Keluar, Pembunuh Owen Terlihat Stres

Hasil Observasi Psikiater Belum Keluar, Pembunuh Owen Terlihat Stres

SIANTAR || Intipos.com – Ali Ketat (57), pembunuh Steven Theodore alias Owen (32) warga Jalan Sutomo, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat kini masih terus berada di RSJ Ildrem yang berada di Padang Bulan, Kota Medan menjalani perawatan.

Hari-hari belakangan ini, pihak Polres Siantar masih menunggu hasilnya. Bila hasilnya tidak terbukti mengalami gangguan jiwa saat melakukan pembunuhan, besar kemungkinan kasusnya segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Siantar.

Tak lain untuk diproses. Namun, bila hasil Observasi sebaliknya, bisa jadi proses hukum Ali Ketat tidak dilanjutkan. Hal tersebut diamini Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Edi Sukamto dihubungi, Kamis (11/11/21) sore sekira jam 14.59 WIB.

“Saat ini kami masih terus menunggu hasilnya dari pihak Rumah Sakit,” katanya. Hasil uji kejiwaan yang dilakukan terhadap Ali Ketat, lanjut Edi Sukamto, akan menentukan kapan berkas perkara kasus pembunuhan yang menghebohkan Kota Siantar itu.

Baca Juga  511 Warga Ikuti Wisuda Akbar Baitul Qur’an Tsaqifa, Bupati Langkat Terima Penghargaan

Tak lain dilimpahkan ke Kejaksaan,” Ya memang begitu, pelimpahan akan langsung diserahkan setelah uji coba keluar,” tandasnya. Uji Psikiater tersebut dibutuhkan untuk membuktikan dugaan selama ini yang menyatakan kondisi Ali Sakit Jiwa.

Berita sebelumnya, Steven Theodore alias Owen (32). Dia tewas bersimbah darah dan tergeretak tak jauh dari rumahnya karena dianiaya ODGJ yang masih belum diketahui indentitasnya. ODGJ itu menghabisi nyawa korban dengan sebilah besi sekitar 1 meter.

Kejadian berlangsung, Sabtu (2/10/2021) pagi sekira jam 07.20 WIB di Jalan Sutomo Gang Kebakaran, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat. Belum diketahui pasti apa penyebabnya. Namun, aksi tersebut terekam CCTV warga.

Dari CCTV, saat itu korban baru tiba di Toko Besi punya orangtuanya sekaligus dijadikan tempat tinggal dengan mengendari sepeda motor melalui pintu belakang. Ketika hendak membuka pintu, tiba tiba korban langsung didatangi oleh pelaku.

Baca Juga  Tim Peserta Mulai Berdatangan, Gubernur Bobby Nasution Sukses Bawa Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19

Kemudian pelaku nekat memukulkan sebilah besi kearah korban yang diketahui sudah memiliki anak dua. Meski berusaha menangkis dengan tangan dan helm dipakainya. Pelaku tetap memukuli hingga mengenai ke kepala korban yang langsung pingsan.

Setelah tubuh korban jatuh tersungkur ke lantai. Begitupun pelaku kembali melalukan pemukulan belasan kali secara membabi buta menggunakan besi. Melihat korban sudah tidak bergerak dalam keadaan berlumuran darah, pelaku pergi melarikan diri.

Selang beberapa menit, istri korban dan tetangga yang mengetahui langsung membawa korban ke RS Vita Insani Jalan Merdeka. Setiba di ruangan Instalasi Gawat Darurat, ternyata korban ditemukan sudah meninggal dunia dan nadinya terhenti.

Jasad korban lalu dibawa ke ruangan jenazah RSUD dr Djasamen Saragih untuk dilakukan pemeriksaan dalam dan luar atau autopsi oleh Tim Forensik. Tak lama, Personel piket Polres Siantar dan Polsek Siantar Barat datang melakukan olah TKP.