Pendidikan Tatap Muka Di Kabupaten Pacitan Menunggu Kepastian Dari Pusat
2 min read
INTIPOS | Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan masih menunggu tindak lanjut SKB 4 menteri terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Sesuai keputusan bersama 4 menteri pembelajaran secara tatap muka akan bisa dilaksanakan mulai bulan Juli 2021.
Hal tersebut menjadi perhatian Bupati Pacitan, salah satunya adalah terkait peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Berjuluk Kota 1001 Goa itu, agar ada inovasi khusus di masa pandemi ini.
“Pendidikan kita harus mengikuti tantangan zaman,sehingga harus ada inovasi agar bisa lebih kreatif,”ujarnya usai rapat yang diikuti juga oleh Sekda Heru Wiwoho dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Pacitan, Rabu (19/05/2021).
Lebih lanjut Bupati mengatakan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka dimasa pandemi ini. Salah satunya adalah melakukan vaksinasi seratus persen bagi seluruh insan pendidik di Pacitan. Terkait kapan vaksinasi tersebut akan dilaksanakan bupati berharap dapat dilakukan secepatnya sebelum pembelajaran tatap muka dilaksanakan.
“Untuk pembelajaran tatap muka kita menunggu kepastian dulu dari pusat apa tetap dilanjut atau ada perubahan,”Kata Mas Aji sapaan akrab Bupati
“Kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi aktif,”imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan mengatakan, Inovasi yang nanti menjadi satu program kerja mendukung Visi dan Misi Bupati tersebut akan dilaporkan secara berkala kepada Bupati.
“Inovasi tersebut untuk mempercepat program kerja beliau,”kata Daryono
Secara detail inovasi yang bakal diterapkan oleh Dindik adalah peningkatan kreativitas terhadap siswa sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Pacitan nantinya benar-benar dapat mengentaskan kemiskinan di Pacitan.
“Salah satu cara menghapus kemiskinan adalah meningkatkan kualitas pendidikan,”tandasnya.
Perlu diketahui sesuai rilis Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan RI vaksinasi untuk tenaga pendidik dan kependidikan terbagi menjadi tiga tahap berdasar jenjang pendidikan.
Untuk jenjang PAUD, SD/MI, SLB sederajat, Pesantren dan pendidikan keagamaan vaksinasi tahap pertama paling lambat minggu kedua Mei 2021. Sedangkan SMP, SMA sederajat dilaksanakan paling lambat minggu keempat Mei 2021.(tyo)
