Di Balik Pengungkapan Sindikat Passobis Sidrap, Ada Jejak Robinson Tallupadang
2 min read
Bone | Intipos.com – Sebelum dipercaya menjadi orang nomor satu di Korem 141/Toddopuli, Kolonel Infanteri Robinson Tallupadang memiliki rekam jejak dalam pengungkapan kasus penipuan daring atau yang dikenal masyarakat Sulawesi Selatan sebagai passobis.
Jejak tersebut tercatat ketika Robinson masih menjabat sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XIV/Hasanuddin. Pada April 2025, ia memimpin Tim Khusus Intelijen Kodam XIV/Hasanuddin dalam operasi pengungkapan sindikat penipuan daring di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Dalam operasi itu, tim gabungan intelijen berhasil membongkar jaringan passobis dan mengamankan puluhan orang yang diduga memiliki peran berbeda dalam sindikat tersebut.
Para pelaku yang diamankan diketahui memiliki rentang usia 15 hingga 45 tahun.
Kasus itu menjadi perhatian karena salah seorang korban merupakan bagian dari keluarga besar TNI. Korban disebut mengalami kerugian sekitar Rp1,6 miliar akibat aksi penipuan yang dilakukan sindikat tersebut.
Saat operasi berlangsung, Robinson masih menjabat sebagai Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin. Bersama jajaran intelijen Kodam XIV/Hasanuddin, ia memimpin proses pengumpulan informasi hingga pengungkapan jaringan passobis yang beroperasi di wilayah Sidrap.
Tugas tersebut menjadi salah satu catatan dalam perjalanan karier Robinson sebelum menduduki jabatan di Korem 141/Toddopuli.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin pada Agustus 2025, Robinson kemudian dipercaya menjadi Kepala Staf Korem (Kasrem) 141/Toddopuli.
Kariernya berlanjut hingga ia mendapat amanah sebagai Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli.
Kini, perwira TNI Angkatan Darat itu mengemban jabatan sebagai pimpinan Korem 141/Toddopuli.
Pengungkapan sindikat passobis di Sidrap tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Pengungkapan puluhan orang yang diduga terlibat dalam jaringan penipuan daring itu dinilai menjadi salah satu capaian Robinson dalam perjalanan tugasnya sebelum dipercaya memimpin Korem 141/Toddopuli.
(RS-intipos)
