17 Agustus 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Cetak Sawah Puluhan Miliar di Bone Dipertanyakan, Lokasi Berada di Kawasan Pegunungan

1 min read

Bone | Intipos.com – Proyek cetak sawah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dinilai dikerjakan tanpa pertimbangan yang matang. Kondisi di lapangan memunculkan sorotan karena area yang ditetapkan sebagai lokasi program justru tidak terlihat dimanfaatkan sebagai lahan persawahan.

Proyek program percetakan sawah yang berada di kawasan pegunungan Desa Pattiro Sompe, Kecamatan Sibulue, tidak ditemukan aktivitas persawahan. Area tersebut justru terlihat ditanami komoditas lain, seperti jagung.

Lahan itu berada di kawasan pegunungan dengan kontur yang cukup tinggi. Di sejumlah titik, area masih dipenuhi bebatuan dan bongkahan kayu yang belum sepenuhnya dibersihkan.

Baca Juga  Dugaan Penyelundupan Solar Subsidi dari Sulsel ke Kolaka Disebut Berlangsung Lama

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena program cetak sawah seharusnya menghasilkan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, khususnya persawahan.

Sebelumnya, Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, membenarkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat pengaduan kepada Kejaksaan Negeri Watampone pada Jumat, 27 Maret 2026.

Pengaduan tersebut berkaitan dengan dugaan adanya indikasi perbuatan melawan hukum dalam pelaksanaan proyek cetak sawah tahun 2025.

Proyek tersebut dikerjakan oleh empat perusahaan pemenang tender dengan nilai kontrak masing-masing, yakni Mineral Unggul Jaya sebesar Rp12,2 miliar, Amarta Konstruksi Rp5,8 miliar, Amal Loponindo Rp21,3 miliar, dan Icon Perkasa Abadi Rp8,3 miliar.

Baca Juga  Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Bone, IPDA Ad’ Harianto Ungkap Momen Paling Berkesan

Dengan demikian, total nilai kontrak empat paket pekerjaan tersebut mencapai sekitar Rp47,6 miliar.

Hingga berita ini ditayangkan pada Senin (17/8/2026), pihak Kejaksaan Negeri Watampone belum memberikan klarifikasi terkait pengaduan tersebut.

(RS-intipos)