Cetak Sawah di Sibulue Disorot, Tujuan Swasembada Beras Dipertanyakan
1 min read
Bone | Intipos.com – Program percetakan sawah di Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyisakan perhatian publik dan diduga tidak sejalan dengan tujuan program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sorotan mengarah pada proyek cetak sawah di Desa Pattiro Sompe, yang dikerjakan pada tahun 2025 dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah.
Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi media ini pada Sabtu, 1 Agustus 2026, lokasi yang dijadikan area persawahan dinilai belum layak untuk difungsikan sebagai lahan sawah. Kondisi lahan berada di kawasan pegunungan dengan kontur yang cukup tinggi serta dipenuhi bebatuan dan bongkahan kayu yang belum sepenuhnya dibersihkan.
Di lokasi yang sama, sebagian warga diketahui telah memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam jagung, sementara sebagian area lainnya masih terlihat terbengkalai dan belum menunjukkan aktivitas persawahan sebagaimana tujuan program tersebut.
Padahal, program pencetakan sawah baru merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas areal tanam guna mendukung ketahanan pangan nasional dan mencapai swasembada beras.
(RS-intipos)
