Proyek Irigasi di Desa Watu Disorot, Pasangan Batu Diduga Dipasang Tanpa Galian dan Tanpa Pengawas
2 min read
Bone | Intipos.com – Proyek pemasangan batu saluran irigasi di Desa Watu, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan warga setelah ditemukan sejumlah indikasi dugaan ketidaksesuaian pekerjaan di lapangan.
Pantauan awak media di lokasi pada Sabtu, 1 Agustus 2026, memperlihatkan dasar pasangan batu tampak berada di atas pematang sawah dan tidak terlihat adanya galian sebagai pondasi saluran irigasi sebagaimana lazimnya pekerjaan konstruksi pasangan batu.
Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas serta metode pelaksanaan proyek yang dikerjakan di kawasan persawahan itu.
Selain dugaan pekerjaan tanpa galian, material batu yang digunakan juga diduga tidak seluruhnya menggunakan batu gunung. Sejumlah bagian pasangan terlihat menyerupai batu kapur, yang umumnya memiliki karakteristik berbeda dibanding batu gunung yang lazim dipakai untuk konstruksi saluran irigasi.
Kondisi material pasir yang digunakan juga menuai perhatian. Di lokasi terlihat pasir bercampur tanah dan lumpur, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap mutu adukan pasangan batu.
Yang tidak kalah mencolok, di sekitar lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi proyek yang memuat sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, maupun waktu pelaksanaan. Padahal keberadaan papan proyek merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan pekerjaan yang dibiayai negara.
Seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengaku proyek tersebut dikerjakan oleh pihak kontraktor. Namun, ia mengaku tidak mengetahui identitas perusahaan pelaksana pekerjaan tersebut.
“Saya tidak tahu kontraktornya,” ujar pekerja tersebut.
Ketika ditanya mengenai keberadaan pengawas lapangan, pekerja itu juga menyebut tidak ada pengawas yang berada di lokasi saat pekerjaan berlangsung.
“Tidak ada pengawas,” katanya singkat.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor maupun instansi terkait belum berhasil dikonfirmasi mengenai dugaan pekerjaan tanpa galian, penggunaan material yang dipersoalkan, serta tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.
(RS-intipos)
