Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Kahiyang Ayu Buka Bimtek PKK se-Sumut, Perkuat Kompetensi Kader dan Dorong Digitalisasi Administrasi

2 min read

 

MEDAN | Intipos.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK Kabupaten/Kota se-Sumut sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus serta kader PKK. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di seluruh daerah.

 

Bimtek yang berlangsung pada 21–23 Juli 2026 di Hotel Grand Aston tersebut dihadiri Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti serta seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut. “Harapan terlaksananya Bimtek ini, ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat diserap sebanyak-banyaknya oleh seluruh peserta,” kata Kahiyang, Selasa malam (21/7/2026).

 

Kahiyang mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkaya wawasan, memperkuat koordinasi, sekaligus membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan kegiatan PKK di daerah masing-masing.

Baca Juga  Polres Asahan Musnahkan Barang Bukti 8,7 Kg Sabu dan 772 Cartridge Vape Etomidate

 

Pada kesempatan itu, Kahiyang juga menyampaikan bahwa TP PKK Sumut telah meluncurkan layanan Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA). Aplikasi digital tersebut dirancang untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat pelaporan kegiatan, serta mendorong penerapan sistem paperless bagi seluruh pengurus PKK mulai tingkat kabupaten/kota hingga kelurahan.

 

“Kepada narasumber, saya juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sudah berbagi pengetahuan kepada kita,” ujarnya.

 

Sementara itu, Direktorat Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, serta Pos Pelayanan Terpadu, Nitta Rosalin, hadir sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menjelaskan mengenai Gerakan PKK, tugas dan fungsi PKK, hingga mekanisme kelembagaan PKK.

Baca Juga  Kapolres Langkat Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergitas Melalui Kebersamaan

 

Menurutnya, PKK merupakan organisasi kemasyarakatan terbesar, paling masif, dan paling luas jangkauannya di Indonesia. Sejak dibentuk pada 1967, PKK menjadi satu-satunya organisasi yang menjangkau hingga tingkat keluarga.

 

“Saat ini terdapat 91.600 lembaga TP PKK, 2,079 juta kelompok PKK, dan 6,364 juta kader PKK,” sebutnya.

 

Bimtek tersebut juga bertujuan menyamakan persepsi dalam menindaklanjuti hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami fungsi PKK dalam menghimpun, menggerakkan, dan membina potensi masyarakat guna mewujudkan 10 Program Pokok PKK, serta memperkuat pembinaan melalui penyuluhan, pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan secara berjenjang hingga kelompok dasa wisma. (Is)