Usai Dugaan Pengisian Jeriken, Kini Muncul Dugaan Plat Nomor Tak Sesuai untuk Isi Solar Subsidi di Bone
1 min read
Bone | Intipos.com – Distribusi BBM subsidi jenis bio solar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, disorot. Setelah sebelumnya beredar foto yang memperlihatkan puluhan jeriken diduga diisi di sebuah SPBU, kini muncul dugaan penggunaan kendaraan dengan identitas pelat nomor yang tidak sesuai saat melakukan pengisian BBM bersubsidi.
Mobil Toyota Kijang berwarna hitam yang menggunakan nomor polisi DD 1890 RG diduga melakukan pengisian bio solar di SPBU di Jalan Agus Salim, Kota Watampone. Informasi itu disampaikan seorang warga yang mengaku menyaksikan aktivitas tersebut.
Penelusuran media terhadap data registrasi kendaraan bermotor menunjukkan nomor polisi DD 1890 RG terdaftar sebagai kendaraan jenis minibus Toyota Yaris berwarna kuning metalik dengan spesifikasi menggunakan bahan bakar bensin. Perbedaan antara data registrasi dan kendaraan yang diduga mengisi solar subsidi itu memunculkan dugaan adanya penggunaan identitas kendaraan yang tidak sesuai.
Temuan tersebut menambah daftar dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM subsidi di Bone, setelah beredarnya foto yang memperlihatkan puluhan jeriken diduga diisi bio solar di SPBU, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan distribusi BBM bersubsidi.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak SPBU belum memberikan keterangan. Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak SPBU dan instansi terkait guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Media juga membuka ruang bagi hak jawab dan hak koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
(RS-Intipos)
