Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Perbaikan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot Mulai Berjalan, Warga Rasakan Dampak Ekonomi dan Mobilitas Meningkat

2 min read


PALUTA | Intipos.com
– Pengerjaan perbaikan ruas jalan Hutaimbaru-Sipiongot di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mulai menunjukkan hasil. Meski belum rampung, masyarakat telah merasakan manfaatnya, baik dari sisi ekonomi maupun kemudahan mobilitas.

 

Perbaikan jalan sepanjang 11,8 kilometer tersebut mulai dikerjakan dan progresnya telah mencapai sekitar 20%. Pada sejumlah titik yang sebelumnya mengalami kerusakan berat telah dilakukan penimbunan, pemerataan, serta pengaspalan sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar.

 

Pedagang di sepanjang ruas Hutaimbaru-Sipiongot mulai merasakan peningkatan pendapatan. Marwan Harahap, pemilik warung kelontong di Desa Paolan, mengaku kondisi jalan yang semakin baik membuat lebih banyak pengendara singgah di warungnya.

 

“Parah Pak sebelumnya, orang-orang pun malas berhenti di warung saya. Gimana mau berhenti, jalannya besar lubangnya. Tapi sekarang lebih ramai, peningkatannya sekitar 50% lah, karena dari simpang pun udah mulus,” kata Marwan Harahap, Sabtu (27/6/2026).

 

Menurut Marwan, perbaikan jalan juga memudahkan dirinya dalam memenuhi kebutuhan dagangan. Waktu tempuh dari Desa Paolan menuju Gunungtua, ibu kota Kabupaten Padanglawas Utara, kini hanya sekitar 30 menit menggunakan sepeda motor.

Baca Juga  Dipanggil Jadi Saksi. Faisal Hasrimy Batal Diperiksa di Sidang Korupsi Smartboard

 

“Ya kalau sebelum diperbaiki harus mikir matang-matang dulu apa aja yang mau dibeli. Pas mau perginya pun harus mikir dua kali, apalagi hujan, udahlah bisa tak jadi. Sekarang ke Gunungtua cuma 30 menit aja, sehari pun bisa 2, 3 kali ke sana tidak masalah,” tambahnya.

 

Marwan juga mengenang pengalaman saat membantu mengantar seorang ibu yang hendak melahirkan. Karena kondisi jalan yang rusak dan berguncang, sang ibu melahirkan di tengah perjalanan.

 

“Partus di jalan dia Pak, tapi ya tetap kami bawa ke rumah sakit. Cumakan kasian Pak, kalau sekarang bisalah ngebut sikit kalau buru-buru,” ungkap Marwan.

 

Sementara itu, di kawasan Sipiongot, Pemprov Sumut tidak hanya melakukan pengaspalan jalan, tetapi juga membangun gorong-gorong berukuran besar di sekitar Pasar Sipiongot. Warga setempat, Sudirman Sitompul, mengaku terharu karena untuk pertama kalinya dalam sekitar 40 tahun melihat jalan menuju kampungnya diperbaiki.

Baca Juga  Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pelaku Usaha Diminta Urus Izin

 

“Walaupun ini di penghujung usia saya, tetapi akhirnya saya melihat jalan ke kampung saya diaspal. Itu suatu kebanggaan. Saya dan tentu semua masyarakat di sini sangat bahagia, dan sangat berterima kasih kepada Pak Bobby Nasution,” kata Sudirman Sitompul.

 

Meski pengaspalan belum selesai sepenuhnya, Sudirman mengatakan manfaatnya sudah sangat dirasakan masyarakat karena jalan yang sebelumnya rusak berat kini telah diratakan dan ditimbun.

 

“Belum lagi diaspal, masih sirtu yang dekat sini, kalau Hutaimbaru sudah. Itupun dampaknya sudah luar biasa, 2 jam kurang lah ke Gunungtua. Kalau dah selesai aspalnya mungkin 1 jam dapat,” tambahnya.

 

Selain ruas Hutaimbaru-Sipiongot, Pemprov Sumut juga mengerjakan perbaikan ruas jalan Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang) sepanjang 12 kilometer dan ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer. Seluruh pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. (Is)