Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Gaungkan Semangat Kolaborasi, Wakil Menteri Agama Resmi Buka MTQ ke-40 Tingkat Provsu

3 min read

Asahan | Intipos.com Kemeriahan melingkupi Lapangan Astaka Pancing, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Senin malam, 15 Juni 2026.

 

Tepat pukul 20.45 WIB, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Romo H. R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum.

 

Pembukaan ajang religius bergengsi ini ditandai secara simbolis melalui penekanan tombol dan pembukaan replika Mushaf Al-Qur’an oleh Wamenag bersama jajaran pimpinan daerah.

Tahun ini, pergelaran akbar tersebut mengusung tema besar “Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Langkah Menuju Kolaborasi Sumut Berkah.”

 

Ribuan pasang mata menjadi saksi dimulainya kompetisi yang diikuti oleh utusan kafilah dari seluruh penjuru kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.

 

Acara pembukaan ini dihadiri oleh deretan tokoh penting dan pejabat tinggi. Tampak hadir mendampingi Wakil Menteri Agama beserta istri, yaitu Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur H. Surya, B.Sc., serta unsur Forkopimda Sumatera Utara. Kehadiran para kepala daerah, termasuk Bupati Asahan, rektor perguruan tinggi, pemuka agama, tokoh masyarakat, hingga pemuka adat dan kesultanan semakin menambah kekhidmatan acara.

 

Suasana religius juga kian kental berkat lantunan ayat suci dari Qari Internasional asal Nusa Tenggara Barat, Muhammad Zian Fachrezi.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Muhammad Yasir Tanjung, S.Pd.I., menjelaskan dalam laporannya bahwa syiar Islam ini akan berlangsung selama sepuluh hari ke depan.

Baca Juga  Polrestabes Medan Ringkus Peracik Ulang Vape Getar Mengandung Narkoba

 

Sebanyak 1.109 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka terbagi ke dalam 28 kafilah kabupaten, 7 kafilah kota, serta 3 kafilah khusus yang merepresentasikan institusi Perguruan Tinggi, Polda Sumatera Utara, dan PTPN.

 

Seluruh peserta dipastikan bakal bersaing ketat pada 8 cabang perlombaan yang terbagi lagi ke dalam 25 golongan.

 

Ajang ini bukan sekadar perlombaan lokal. Sebanyak 56 qari-qariah yang berhasil menyabet juara pertama di setiap cabang dan golongan akan langsung dibina untuk memperkuat kafilah Provinsi Sumatera Utara.

 

Mereka dipersiapkan untuk bertarung membawa nama daerah pada ajang MTQ Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para peserta, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution secara khusus menyiapkan hadiah berupa 10 paket umrah bagi peserta yang menunjukkan prestasi gemilang.

 

Dukungan ini kian bertambah setelah Wakil Menteri Agama turut menyumbang 2 paket umrah tambahan dengan peruntukan yang sama.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution melayangkan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.

 

Ia berharap momentum MTQ ke-40 dapat membumikan nilai-nilai suci Al-Qur’an di Sumatera Utara sekaligus melahirkan generasi emas yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional.

 

 

Senada dengan hal itu, Wakil Menteri Agama RI mengingatkan esensi utama dari pelaksanaan MTQ.

Baca Juga  Ciptakan Rutan Aman dan Kondusif, Rutan Klas I Labuhan Deli Gelar Razia Insidentil di Blok Hunian

 

Menurutnya, agenda ini bukan sekadar kompetisi seni membaca Al-Qur’an, melainkan medium strategis untuk memperkokoh persatuan bangsa dan membentuk fondasi karakter masyarakat di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

 

Wamenag mengajak seluruh elemen warga untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa serta mempererat kolaborasi dalam membangun daerah.

 

Pesan spiritual juga disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, S.H., M.H. Lewat tausiahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan dan mengingatkan bahwa kolaborasi yang kuat harus selalu dibangun di atas landasan ketakwaan dan kebajikan.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut menambahkan bahwa MTQ memegang peranan krusial sebagai sarana syiar dan pembinaan umat secara berkelanjutan.

 

Dukungan penuh juga mengalir dari tingkat kabupaten. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang hadir langsung di lokasi, menyatakan kekagumannya atas kemegahan pembukaan acara.

 

Menurut Taufik, MTQ merupakan langkah taktis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

 

Lebih dari itu, ia memandang perhelatan ini sebagai momentum emas untuk memperkuat tali ukhuwah Islamiyah sekaligus menyelaraskan nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam tata kelola pemerintahan yang religius.

 

Secara keseluruhan, upacara pembukaan MTQ ke-40 Provinsi Sumatera Utara berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif, memantik optimisme tinggi bagi kesuksesan rangkaian acara hingga hari penutupan nanti.(Intipos.RS)