Dewas Angkat Bicara Soal Dugaan Penjualan Aset PDAM Bone
2 min read
Bone | Intipos.com – Dugaan penjualan aset berupa kendaraan operasional milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Wae Manurung Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kian mencuat ke publik.
Satu unit mobil Toyota Kijang Innova yang tercatat sebagai aset perusahaan diduga telah dijual oleh dirut PDAM. Kasus tersebut kini telah bergulir di Kejaksaan Negeri Bone dan statusnya dikabarkan telah naik ke tahap penyidikan.
Menanggapi hal itu, Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Wae Manurung, Andi Promal Pawi, mengaku baru mengetahui adanya dugaan penjualan aset tersebut setelah ramai diberitakan media.
“Baru saya ketahui setelah ramai di media,” kata Andi Promal yang juga menjabat Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone saat ditemui di kantornya, Senin, 8 Juni 2026.
Menurut dia, informasi mengenai dugaan penjualan aset itu juga tidak pernah dibahas dalam grup WhatsApp internal PDAM.
“Tidak pernah ada pembahasan terkait itu di grup WhatsApp PDAM,” ujarnya.
Kasus dugaan penjualan aset perusahaan daerah tersebut kini menjadi perhatian publik, seiring proses hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan Negeri Bone.
Berdasarkan informasi dihimpun, perkara tersebut diduga berkaitan dengan penjualan satu unit mobil operasional Toyota Kijang Innova tahun 2015 bernomor polisi DW 1019 EB yang disebut masih tercatat sebagai aset PDAM Kabupaten Bone.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, Direktur Perumda kini diketahui menggunakan satu unit mobil bernomor polisi DD 1755 KP. Namun, data yang diperoleh, kendaraan tersebut tercatat atas nama PT Surya Sudeco.
Belum diketahui secara pasti status kendaraan, apakah merupakan mobil pengganti dari kendaraan operasional yang diduga telah dijual sebelumnya atau merupakan kendaraan pribadi yang digunakan direktur.
Dirut PDAM Bone, telah diupayakan untuk dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan respons. Pesan yang dikirim menunjukkan tanda centang dua berwarna abu-abu. Meski demikian, terdapat indikasi bahwa pesan tersebut telah terbaca, tetapi tetap tidak mendapat tanggapan.
(Rustan)
