Suhu Ekstrem Mengancam, 247 Jemaah Calon Haji Asahan Jalani Uji Kebugaran Jasmani
2 min read
247 Jemaah Calon Haji Asahan Jalani Uji Kebugaran Jasmani
Asahan | Intipos.com – Menjelang keberangkatan menuju tanah suci, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan menggelar pemeriksaan kebugaran jasmani bagi ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 1447 H / 2026 M.
Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan pada Senin, 20 April 2026 ini bertujuan memastikan fisik para jemaah mampu menghadapi tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi.
Acara dibuka dengan khidmat melalui lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, S.Ag, M.M, serta jajaran tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, M.KM, menekankan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik yang berat. Merujuk pada Permenkes Nomor 15 Tahun 2016, pemeriksaan ini merupakan instrumen wajib untuk memetakan level kesehatan setiap individu.
Sebanyak 247 jemaah menjalani serangkaian tes yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, hingga pengisian formulir risiko kesehatan (PAR-Q).
Sebagai puncaknya, para jemaah mengikuti uji beban fisik dengan metode Rockport, yakni berjalan cepat mengelilingi area Rumah Dinas Bupati sebanyak empat putaran dengan jarak tempuh mencapai 1.600 meter.
Langkah ini diambil mengingat jadwal keberangkatan jemaah asal Asahan yang dijadwalkan pada Selasa, 28 April 2026, pukul 04.00 WIB. Prediksi cuaca di tanah suci pada tahun ini diperkirakan mencapai suhu ekstrem antara 38°C hingga 42°C, yang menuntut ketahanan fisik prima dari para tamu Allah.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, saat memberikan sambutan sekaligus melepas kegiatan ini secara resmi, mengingatkan pentingnya adaptasi lingkungan.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, pemerintah memiliki tanggung jawab penuh dalam membina kesehatan jemaah sejak masa persiapan hingga kembali ke tanah air.
Rianto menekankan agar seluruh jemaah mulai membiasakan pola hidup sehat dan rutin berolahraga secara mandiri sebelum hari keberangkatan.
Mengingat tingginya potensi dehidrasi dan heat stroke akibat cuaca panas yang menyengat, ia mengimbau jemaah untuk menjaga asupan air putih secara teratur serta menyiapkan alat pelindung diri yang memadai selama menjalankan rukun haji.
Menutup arahannya, Wakil Bupati berharap agar seluruh Jemaah Calon Haji Kabupaten Asahan senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan.
Target besarnya bukan hanya sekadar berangkat, namun para jemaah dapat beribadah dengan sempurna dan kembali ke Indonesia dengan predikat haji yang mabrur.
Kegiatan pemeriksaan ini pun berlangsung lancar dengan pendampingan ketat dari tim medis profesional.(RS)
