Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Diduga Terlibat Tawuran, 4 Remaja Dan Senjata Tajam Diamankan

2 min read

Unit Reskrim Polsek Medan Area mengamankan empat pemuda di bawah umur diduga terlibat dalam aksi tawuran antargeng di wilayah Kecamatan Medan Area. Dari mereka turut disita puluhan senjata tajam jenis celurit dengan ukuran mencapai dua meter.

Kapolsek Medan Area, AKP Ainul Yaqin melalui Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri Lubis membenarkan pihaknya mengamankan empat remaja beserta barang bukti tersebut.

Dijelaskannya, kejadian bermula ketika pihaknya menerima informasi dari masyarakat sekitar adanya tawuran di Jalan Bromo, tepatnya di depan Fashion, Kecamatan Medan Area, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.

Baca Juga  Kasus IPAL Disorot, Aktivis Curigai Tebang Pilih dalam Suspend Dapur MBG di Bone

“Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung menuju ke lokasi,” ujar Iptu Khairul Fajri Lubis, Rabu (15/4/2026).

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati sejumlah pelaku tawuran telah melarikan diri. Namun, tim berhasil mengamankan empat orang anak yang masih berada di sekitar tempat kejadian.

Keempat remaja yang diamankan berinisial R, RA, RT, dan ID.

Sementara itu, petugas juga melakukan penyisiran di sekitar area lokasi tawuran dan menemukan puluhan senjata tajam jenis celurit berukuran hingga dua meter yang diduga digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

“Pada saat kita amankan, di lokasi ditemukan beberapa senjata tajam,” jelasnya.

Baca Juga  Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional, Rutan Tanjung Pura Laksanakan Panen Ayam Kampung dari Lahan Ketapang

Kemudian, keempat remaja itu dibawa ke Mapolsek Medan Area untuk dilakukan interogasi lebih lanjut.

Dikarenakan keempatnya masih di bawah umur, pihak kepolisian melakukan pemanggilan orang tua mereka, Kepala Lingkungan (kepling), dan pihak Kelurahan dari keempat anak tersebut.

Iptu Khairul Fajri Lubis menjelaskan bahwa insiden tersebut diduga dipicu oleh perselisihan antargeng, bukan antar sekolah.

Bermula dari saling tegur sapa yang berujung pada jawaban tidak berkenan, sehingga memicu aksi tawuran antar kedua belah pihak.

“Untuk sementara ini mereka antargeng untuk tawuran,” pungkasnya.