Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Atap Terbang, Kabel Listrik Tertimpa, Cuaca Ekstrem Terus Hantui Bone

2 min read

Desa Pasempe

Bone | Intipos.com – Cuaca ekstrem kembali menunjukkan dampaknya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Hujan deras yang disertai angin kencang merusak sejumlah rumah warga, termasuk satu rumah di Dusun Abbekkae, Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, pada Rabu sore, 18 Maret 2026.

Sekitar pukul 15.30 WITA, angin datang tiba-tiba dengan kekuatan tinggi saat hujan mengguyur wilayah tersebut. Atap rumah milik Syamsuddin terangkat, lalu terhempas dan jatuh menimpa jaringan listrik di sekitar lokasi.

“Angin datang cukup kencang saat hujan deras, tiba-tiba atap rumah terangkat lalu jatuh menimpa kabel listrik,” ujar Syamsuddin kepada wartawan, Kamis (19/03/2026).

Selain merusak bagian utama rumah, insiden ini juga memicu potensi bahaya lanjutan karena material atap menimpa kabel dan tiang listrik. Syamsuddin mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak PLN untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Lima Kecamatan di Bone Disiapkan Layani e-KTP, Tunggu Instruksi Bupati

Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta. Hingga kini, Syamsuddin menyebut belum ada bantuan ataupun perhatian dari pemerintah setempat terhadap musibah yang dialaminya.

Peristiwa di Desa Pasempe menambah daftar kejadian serupa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Bone. Sebelumnya, angin kencang juga menerjang Kelurahan Mattiro Walie, Kecamatan Tanete Riattang Barat pada Senin, 16 Maret 2026. Dalam kejadian itu, puluhan rumah warga dilaporkan terdampak, termasuk satu rumah yang tertimpa pohon tumbang.

Desa Mico

Pada hari yang sama dengan kejadian di Abbekkae, bencana puting beliung juga dilaporkan melanda Desa Mico, yang masih berada di Kecamatan Palakka. Sekitar 20 rumah warga terdampak, sebagian di antaranya mengalami kerusakan berat bahkan rata dengan tanah.

Baca Juga  Lima Kecamatan di Bone Disiapkan Layani e-KTP, Tunggu Instruksi Bupati

Rangkaian kejadian ini memperlihatkan meningkatnya intensitas cuaca ekstrem di wilayah Bone dalam sepekan terakhir.
Warga pun berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun upaya mitigasi bencana, guna mencegah kerugian yang lebih besar di kemudian hari.

(Rustan)