Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Bupati Taufik : Bantu Pemerintah Jaga Kesucian Bulan Ramadhan Ini
2 min read
Asahan | Intipos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melaksanakan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H /2026 M bertempat di Masjid Agung H.Achmad Bakrie Kisaran jalan Jend Sudirman Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan,Jum’at (6/3/2026).
Sebelumnya, kegiatan yang dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos, MSi, Kasdim 0208/AS Mayor Inf Abdul Haris Pane, Ketua DPRD Asahan H.Efi Irwansyah Pane.MKM, Kajari Asahan Mochamad Judhy Ismono, SH, MH,Sekdakab Asahan Drs Zainal Arifin Sinaga, MM, Perwakilan Danlanal TBA Lettu Laut Kuswadi, Danramil 06/KS Lettu Inf Legimin, Ketua MUI Asahan, Ketua Imtaq Asahan, OPD, Pengurus BKM, Tokoh Agama dan masyarakat Kabupaten Asahan bersama-sama melaksanakan Shalat Isya dan Shalat Tarawih berjamaah.
Usai melaksanakan Shalat Isya dan Shalat Tarawih dilanjutkan dengan Nuzulul Qur’an yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Pada kesempatan itu, Bupati Taufik dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kedatangan forkopimda Asahan yang telah meluangkan waktunya untuk hadir di acara Nuzulul Qur’an ini.
Malam ini merupakan malam Nuzulul Quran. Oleh karena itu, kita manfaatkan kesempatan ini dengan menambah kualitas keimanan dan ketakwaan kita dan juga kita kejar malam Lailatul Qadar.
” Saya meminta masyarakat turut membantu pemerintah untuk menjaga kesucian bulan Ramadan ini, agar terhindar dari permasalahan yang dapat mengurangi pahala.” pintanya.
Diakhir sambutannya Taufik berharap kegiatan Safari Ramadan dan Nuzulul Quran yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Asahan ini dapat membawakan kebaikan dan manfaat bagi seluruh masyarakat, serta dapat terus dilaksanakan pada bulan Ramadan di tahun-tahun berikutnya.
Selanjutnya, Al-Ustad Dr.H.Tuah Sirat, M.Hi. dalam tausiyahnya menyampaikan Nuzulul Qur’an adalah peristiwa diturunkannya wahyu Allah SWT (AL-Qur’an) kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril AS secara berangsur-angsur sewaktu Nabi Muhammad Saw berusia 40 tahun ketika sedang berkhalwat di Gua Hira, mengasingkan diri dan berdo’a.
Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan Nuzulul Qur’an ini, terkhususnya masyarakat kabupaten Asahan dapat mengambil hikmah atas turunnya Al-Quran serta semakin mencintai Al-Quran, rajin membaca dan mendalami maknanya, serta menghayati dan mengamalkannya.(Intipos.RS).
