25 September 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Panen Raya Padi, Lapas Narkotika Kelas II A Langkat Wujud Nyata Ketahanan Pangan dan Kepedulian Sosial

2 min read

LANGKAT – Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan panen raya padi yang berlangsung secara sukses dan terencana.

Tidak hanya berfokus pada hasil, Lapas Narkotika Langkat juga memastikan bahwa kualitas dan kuantitas hasil panen tetap terjaga dengan baik. Upaya ini mencerminkan keseriusan lembaga pemasyarakatan dalam menghadirkan hasil pertanian yang tidak hanya bermanfaat secara internal, tetapi juga memiliki nilai tambah bagi masyarakat luas. Rabu (10/08)

Hasil panen padi yang diperoleh kemudian diolah menjadi Beras Idaman Pastika Langkat, produk unggulan hasil pembinaan warga binaan yang menjadi simbol kemandirian dan kontribusi nyata Lapas terhadap program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga  Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Surya Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama

Lebih dari itu, keberhasilan panen raya ini juga dimaknai sebagai momentum untuk berbagi. Sebagian hasil panen disalurkan dalam bentuk bantuan sosial kepada masyarakat sekitar, langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat hubungan sosial antara Lapas dan warga sekitar.

Kepala Lapas Narkotika Langkat, Tapianus Antonio Barus menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga bukti nyata bahwa lembaga pemasyarakatan mampu berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Perkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak, Tiorita Targetkan Predikat KLA Kategori Madya Tahun 2026

“Dengan keberhasilan panen raya ini, Lapas Narkotika Langkat berharap program ketahanan pangan yang dijalankan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pembinaan, pemberdayaan, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dalam menciptakan perubahan yang konstruktif bagi bangsa dan negara” pungkasnya.