Bobby Nasution Dukung Program BPN Melakukan Penataan Lahan di Sumut
2 min read
Bobby Nasution Dukung Program BPN Melakukan Penataan Lahan di Sumut
MEDAN | Intipos.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendukung program Badan Pertanahan Nasional (BPN) Perwakilan Sumut. Antara lain, program penataan batas tanah, sertifikasi tanah, serta penyelesaian konflik tanah, termasuk aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat bertemu Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut Sri Pranoto di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (30/4).
Menurut Bobby Nasution, permasalahan lahan di Sumut beragam, seperti kepemilikan lahan yang tumpang tindih, eks lahan HGU, lahan pemerintah atau BUMN yang digarap oleh masyarakat, penetapan batas lahan, dan lainnya.
“Persoalan ini bukan hanya persoalan BUMN saja, melainkan persoalan masyarakat yang harus segera diselesaikan,” ujar Bobby.
Bobby juga mendukung BPN untuk melakukan sertifikasi aset tanah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan aset-aset tanah milik Pemprov Sumut dari klaim pihak lain.
Diketahui, bahwa sertifikasi yang dikeluarkan oleh BPN menjadi sebuah kepastian hukum atas dasar kepemilikan aset pemerintah dan masyarakat penerima.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut Sri Pranoto mengatakan Kanwil BPN Sumut terus berupaya melakukan pemetaan aset lahan di Sumut, sebagai bagian dari tugas pendaftaran tanah dan pengelolaan pertanahan. Pemprov Sumut juga punya keinginan yang kuat dalam penyertifikasian tanah.
Dia pun berharap kerja sama dan kolaborasi Pemprov Sumut serta kabupaten/kota dengan BPN semakin baik. “Kami sudah menjajaki masyarakat yang berada di kawasan lahan berkonflik, dan sudah ada solusinya. Masyarakat pada dasarnya mendukung apa program yang kami laksanakan,” katanya.
BPN katanya juga akan melakukan pemetaan batas tanah sesuai dengan peta yang dimilikinya. Pasalnya, kerap ditemukan batasan tanah yang berbeda. Dia berharap persoalan aset tanah di Sumut, bisa diselesaikan dengan baik.
Turut hadir pada pertemuan itu Asisten Pemerintahan Basarin Yunus Tanjung, Kepala BKAD Sumut Ramadani Lubis dan jajaran BPN Sumut. (RR)
