Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

80 Persen Guru Sudah Divaksin, Medan Siap PTM

2 min read
80 Persen Guru Sudah Divaksin, Medan Siap PTM

Intipos.com, Medan – Tenaga pengajar atau guru di Kota Medan sudah divaksin dan ini dijadikan salah satu parameter bahwa ibukota Propinsi Sumatera Utara ini menyatakan siap untuk rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah.

Hanya saja dalam pelaksanaannya nanti ujar Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM bagaimana sistemnya perlu diatur sebaik mungkin dengan melengkapi sarana dan prasarana yang mendukung digelarnya PTM di masa pandemi covid-19.

Kesiapan dimaksud kata Wali Kota saat mengikuti rapat koordinasi persiapan pembelajaran secara tatap muka di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jumat (11/6), terutama mempedomani unsur 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan menghindari mobilitas serta protokol kesehatan.

Baca juga: https://intipos.com/di-asahan-30-warga-positif-corona-8-suspek-dan-3-meninggal/

Wali Kota Medan yang hadir didampingi pimpinan OPD ini meyakini Pemko Medan siap untuk menggelar pembelajaran secara tatap muka di sekolah. Selain melengkapi sarana dan prasarana, Pemko Medan juga telah melakukan vaksinasi covid-19 terhadap para tenaga pengajar di Kota Medan.

Baca Juga  Bupati Syah Afandin Lepas 45 JCH Kloter 4, Titip Doa untuk Langkat dan Indonesia

“Kami sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka di Sekolah, selain itu hingga saat ini sudah ada sekira 80 persen tenaga pengajar yang divaksin covid-19 dan jumlah ini terus bertambah, jadi pada prinsipnya kami siap melakukan pembelajaran tatap muka,” kata Wali Kota Medan.

Tidak hanya itu saja Wali Kota Medan juga menambahkan Pemko Medan akan semakin meningkatkan patroli protokol kesehatan tidak hanya di tempat umum tetapi juga di angkutan umum.

“Upaya ini kami lakukan agar kami dapat melindungi peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah dan semua perangkat yang kami miliki hingga ke tingkat bawah akan kami kerahkan,” sebutnya.

Namun begitupun Wali Kota Medan tetap menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Sumut apabila nantinya ada indikator atau kriteria yang harus dipenuhi sebagai syarat pembelajaran tatap muka maka Pemko Medan akan memenuhi indikator tersebut.

Baca Juga  Inovasi Digital Keuangan Sumut Berbuah Prestasi, Raih Penghargaan Nasional

“Kami akan menunggu indikator apa yang harus kami penuhi agar kami dapat melakukan pembelajaran tatap muka, ” ujar Wali Kota Medan.

Baca juga: https://indocybernews.com/tekan-penyebaran-covid-19-akbp-ikhwan-pimpin-opreasi-yustisi/

Dalam rakor yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah ini juga didengarkan berbagai pendapat dan masukan dari para pemerhati anak salah satunya dari Ikatan Dokter Anak Indonesia sehingga dapat diproleh keputusan yang tepat kapan diberlakukannya pembelajaran secara tatap muka di Sekolah dimulai.

Sebelumnya Wagubsu, Musa Rajekshah mengatakan sudah satu tahun lebih siswa/i tidak masuk sekolah, sehingga mengakibatkan menurunnya disiplin terhadap peserta didik. Karena itulah rapat ini digelar untuk memproleh masukan dari seluruh pihak sehingga diharapkan dapat menghasilkan sebuah solusi dan keputusan terkait persiapan pembelajaran secara tatap muka di Sekolah. (01)