11 Februari 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin Rawan Maling

2 min read
Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin Rawan Maling

Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin Rawan Maling

 

Banyuasin | Intipos.com – Awal tahun 2026 di komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan terkait aksi kawanan pencurian sepeda motor semakin meresahkan bagi masyarakat dan para ASN yang bertugas di lingkup perkantoran tersebut.

 

Beberapa sumber yang dihimpun terkait peristiwa itu sering terjadi dilingkup Masjid Agung Al-Amir di Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin telah terjadi sedikitnya ada 6 unit kendaraan bermotor milik jamaah raib saat nunaikan sholat.

 

“Hebatnya aksi kawanan pelaku dalam melakukan aksinya selalu pada siang hari, para korbannya sedang menunaikan sholat”, kata sumber yang ngaku pernah jadi korban.

Baca Juga  GNI Update: Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia

 

Korban yang meminta namanya tak disebut dalam pemberitaan di media ini menambahkan ketika itu saya sedang sholat berjamaah di masjid ini, begitu selesai saya dan rekan sekantor saya mau pulang sepeda motor yang diparkir sudah tidak ada.

 

“Saya coba cari keliling tak temu jejaknya, saya langsung membuat laporan”, jelasnya singkat tanpa menjelaskan bertugas di kantor Dinas apa tempatnya bekerja.

 

Terpisah menurut penjelasan Sat Pol PP yang bertugas dilingkup Pemkab Banyuasin kepada awak media membenarkan akhir-akhir ini dilingkup perkantoran Pemkab Banyuasin ini sedang rawan aksi kawanan maling motor.

Baca Juga  Selesai Mengabdi di Lapas Lubuk Pakam, Alumni Muda Poltekpin LVI Siap Bertugas di Satuan Kerja

 

“Walau sudah dipasang camera pengintai (cctv) disetiap sudut Kantor Dinas, tapi masih sangat perlu petugas pengamanan yang lebih ketat lagi”, ujarnya.

 

Masih menurutnya, walau sudah ada yang tertangkap dari kawanan pelaku pencurian sepeda motor itu, namun ada juga yang belum, maka anggota Pol PP ditugaskan di setiap Kantor, imbuhnya yang sekaligus menutup penjelasanya.

 

Berita ditayangkan di media ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat.(waluyo)