12 Januari 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Bobby Nasution Terobos Daerah Banjir dan Longsor Parah di Tapteng, Salurkan Bantuan Logistik, Air Bersih dan Internet

2 min read
Bobby Nasution Terobos Daerah Banjir dan Longsor Parah di Tapteng

Bobby Nasution Terobos Daerah Banjir dan Longsor Parah di Tapteng

 

TAPANULI TENGAH | Intipos.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau daerah terdampak parah banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng). Dia juga membawa bantuan logistik, air bersih dan juga jaringan internet.

 

Daerah yang ditinjau Bobby Nasution yaitu Kecamatan Tukka, salah satu kecamatan yang terdampak parah banjir dan longsor. Daerah ini sempat terisolasi karena aksesnya tertutup material banjir dan longsor.

 

“Kita terus berupaya memenuhi kebutuhan logistik dapur-dapur umum yang ada, mengirim logistik dan melihat kebutuhan mereka, membantu mereka juga agar bisa menghubungi keluarganya,” kata Bobby Nasution, Selasa (2/12/2025) di SMA N 1 Tukka, Tapteng.

Baca Juga  Rutan Kelas I Labuhan Deli Intensifkan Razia Malam Hari, Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib

 

Selain memberikan bantuan logistik, air bersih dan jaringan internet, Bobby Nasution juga memborong semua dagangan warga sekitar untuk dibagikan ke masyarakat. Ini diharapkan bisa meringankan beban korban-korban banjir dan longsor yang ada di Kecamatan Tukka.

 

“Daerah yang sudah bisa kita akses akan kita salurkan bantuan logistik, yang belum masih lewat udara sembari menunggu alat-alat berat kita membuka akses daerah-darah yang sulit dijangkau,” kata Bobby Nasution.

 

Masyarakat Tukka tidak bisa menahan tangis, ketika bisa menghubungi sanak keluarganya. Mereka berterima kasih ke Gubernur Bobby Nasution yang telah membantu kebutuhan logistik dan juga jaringan internet mereka.

Baca Juga  Komitmen Tanpa Narkoba, Usai Rapat Pengamanan, Seluruh Petugas Lapas Narkotika Langkat Jalani Tes Urine

 

“Baru Pak Bobby yang datang langsung ke sini, bawa bantuan, kami bisa menelpon anak kami yang di Medan, keluarga kami, kalau tidak, tak tau anakku kami selamat atau tidak,” kata Dewi Pohan. (R)